batampos.co.id – Ratusan Driver Gojek di Kota Batam menggelar aksi memprotes kebijakan manajemen ojek online yang dinilai merugikan mereka.

Salah seorang Driver Gojek Batam, Rahmat, mengatakan, para driver akan mematikan aplikasi mereka untuk menuntut hak-haknya.

“Sekarang banyak aturan mas, di aplikasi gojek ini, ditambah lagi isentifnya rendah, jadi tidak sesuai,” ujarnya, Kamis (9/7/2020).

Sementara itu, Fudin, driver  lainnya menyampaikan ada 5 tuntutan para driver ke manajemen gojek.

“Lima tuntutan itu harapannya bisa diterima manajemen dan mau memikirkan kembali tentang intensif yang rendah,” ucapnya.

Para driver Gojek Kota Batam saat melakukan aksi unjukrasa. Mereka menyampaikan aspirasainya di Kantor DPRD Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Berikut 5 tuntutan para Driver Gojek di Kota Batam:

1. Menuntut menghilangkan “Program Berkat” dari Kota Batam, dan mengembalikan            skema insentif awal.

2. Program Evaluasi akun joki “Tanpa Syarat”.

3. Meminta evaluasi tarif yang berlaku saat ini secepatnya dan turunkan potongan                sebesar 20%

4. Setiap perubahan harus melibatkan MITRA sesuai pesan di Aplikasi.

5. Keputusan harus di sampaikan secara terbuka dan transparansi. Apabila keputusan          “TIDAK MENYENTUH” aspirasi para driver maka dengan sendirinya “KAMI AKAN                MEMPER PANJANG”  off Bid massal tiga hari kedepan.(nto)