Rabu, 29 April 2026

Enggan Dirapid Tes, Pedagang Toss 3000 Memilih Kabur

Berita Terkait

batampos.co.id – Puluhan pedagang di pasar Tos 3000, Jodoh, Kota Batam, memilih kabur saat tim Gugus Tugas Covid-19 hendak melakukan rapid test terhadap mereka, Kamis (9/7/2020).

Padahal saat ke lokasi tim Gugus Tugas Covid-19 melibatkan Satpol PP, Ditpam, kepolisian dan TNI.

Salah seorang pedagang sayur, Wati, mengatakan hampir semua pedagang enggan untuk menjalani rapid test.

“Kami takut pak, untuk di rapid test mendingan kami memilih kabur daripada diperiksa habis itu dibawa ke Galang,” ujarnya.

Hal yang sama dilakukan pedagang buah, Roni. Ia menyampaikan ada 10 pedagang di Toss 3000 yang dipaksa untuk rapid test dan mereka langsung dimasukan ke mobil.

Karena itu kata dia, banyak pedagang yang memilih kabur dan meninggalkan dagangannya.

Suasana di Pasar Tos 3000 Jodoh. Puluhan pedagang di pasar Tos 3000, Jodoh, Kota Batam, memilih kabur saat tim Gugus Tugas Covid-19 hendak melakukan rapid test terhadap mereka, Kamis (9/7/2020). Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Dari pada kami dibawa mereka, saya memilih kabur sementara waktu, takut kalau dibawa saya besoknya ngak bisa jualan,” jelasnya.

Menurut Roni, hampir setiap hari ada aparat gabungan yang siaga di Pasar Tos 3000.

“Semoga cepat selesailah corona ini pak, habisnya bikin kita para pedagang kurang tenang,” tuturnya.

“Mungkin juga ada sebagian pedagang yang tidak memakai masker tapi gimana lagi namanya di pasar”, Tutup.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Dr Didi Kusmarjadi saat dihubungi via mengatakan hasil rapid tes akan dirilis oleh Tim Gugus Tugas Covid-1919.

“Iya Nanti kalau sudah selesai akan dirilis oleh gugus tugas,” jelasnya.(nto)

Update