batampos.co.id – Sebanyak 9 penumpang kapal KM Sabuk Nusantara 36 tujuan Natuna dari Sintete, Provinsi Kalimantan Barat ditolak saat hendak turun ke Pelabuhan Penagi, Kabupaten Natuna.

Salah seorang penumpang yang tidak mau namanya ditulis, mengatakan, tidak sanggup lagi apabila melakukan perjalanan kembali ke Sintete.

Karena kata dia, perjalanan bisa memakan waktu sangat lama apalagi saat ini cuaca tidak mendukung

“Dari 9 orang penumpang itu ada dua orang yang pingsan di atas kapal,” katanya, Sabtu (11/7/2020) saat KM Sabuk Nusantara 36 bersandar di Pelabuhan Tarempa.

Ia menjelaskan, setelah bersandar di Pelabuhan Tarempa, tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kepuluan Anambas langsung melakukan rapid test.

“Hasil pemeriksaan rapid test kami semuanya non reaktif,” katanya dia.

Dia mengutarakan,  sejumlah penumpang itu mulai berangkat dari Sintete menuju Natuna pada 6 Juli 2020 lalu.

Sejumlah penumpang kapal KM Sabuk Nusantara 36 tiba di Pelabuhan Tarempa dan dilakukan pemeriksaan rapid tes covid -19, Oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19. Anambas. Sabtu ( 11/7/2020). Foto : Faidillah/batampos.co.id

“Jadi kami di atas kapal ini sudah lima hari dan melanjutkan perjalanan ke Tanjungpinang,” jelasnya.

Menurutnya, jika dipaksakan kembali ke Sintete dengan menggunakan KM Sabuk Nusantaran 36 akan memakan waktu 10 hari.

Sebelum tiba dipelabuhan Tarempa, kata dia, kapal berlayar dengan rute Penagi, Pulau Laut, Sedanau dan Midai.

Kemudian berlayar dengan rute Letung, Tanjungpinang, Tambelan dan tiba di pelabuhan Sintete pada 16 Juli mendatang.

Dia menjelaskan, sebelumnya sejumlah penumpang itu sudah melengkapi persyaratan untuk melakukan perjalanan dengan pemeriksaan kesehatan dan juga rapid tes Covid -19 dan memiliki tiket kapal menuju ke Natuna.

“Hasil rapid tes itu non reaktif, tetapi tetap ditolak oleh pihak mereka. Kami berkerja di Natuna bahkan sebagian ada usaha di sana,” katanya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Tim Gugus Tugas Penaganan Covid-19 Anambas, karena telah memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada kami,” tuturnya.

Saat ini KM Sabuk Nusantara 36 kembali berangkat menuju Tanjungpinang membawa 9 penumpang tersebut pada pukul 09.30 WIB.

Sementara itu, juru bicara Tim gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Natuna, Hikmat Aliansyah, menegaskan sampai saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna belum membuka akses transportasi laut penumpang dari luar daerah.

“Seharusnya pihak terkait berkordinasi dulu sesuai peraturan Pemda Natuna, belum dibukanya akses transportasi laut untuk penumpang dari luar daerah,” kata Hikmat.(fai)