batampos.co.id – Pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam terus melakukan pengembangan dari semua sisi pada 2020, salah satunya pada Terminal 1.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan Tehnologi Informasi Komunikasi (BUBU TIK) Hang Nadim Batam, Suwarso, menjelaskan pada tahun 2020 ada beberapa pengembangan yang akan dilakukan.

“Salah satunya terminal 1,” ujarnya, Minggu (12/7/2020).

Saat ini, kata dia, luas terminal 1 Bandara Internasional Hang Nadim Batam 30 ribu m2 dan dapat menampung penumpang kurang lebih 5 juta orang per tahun. Padahal pada tahun 2017 jumlah penumpang mencapai lebih dari 6 juta orang.

Dengan adanya perluasan ke arah sisi darat terminal 1 akan menambah daya tampung penumpang hingga 10 juta orang per tahun.

Maket revitalisasi terminal 1 Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Dokumentasi BUBU Hang Nadim Batam.

“Dengan adanya pengembangan terminal 1 luasnya akan menjadi 39 ribu m2 dari awalnya hanya 30 ribu m2,” tuturnya.

Ia menjelaskan pada tahun 2020 pengembangan lain yang dilakukan di Bandara Internasional Hang Nadim ialah pembangunan taxiway dan apron pada runway 04, pembangunan terminal kargo, pembangunan jalan akses terminal kargo, revitalisasi jaringan listrik terminal 1 dan overlay landasan pacu.

“Rencana proyek investasi pengembangan Bandara Hang Nadim, yaitu pengembangan terminal 1 dan 2, kemudian terminal kargo dengan estimasi biaya USD 448 juta,” paparnya.

Sementara itu lanjutnya, untuk revitalisasi jaringan listrik di Terminal 1 Bandara Internasional Hang Nadim Batam diperkirakan memerlukan biaya hingga Rp 100 miliar.(esa/adv)