batampos.co.id – Stok darah di kantor Palang Merah Indonesia Kota Batam menipis, hal ini dikarenakan saat pandemi Covid-19 hampir tidak ada masyarakat yang mendonorkan darahnya.

Kepala Unit Transfusi Darah PMI  Kota Batam, Dokter Novia, mengatakan, penyebab kekosongan dikarenakan para pendonor sukarela sudah jarang datang ke kantor PMI untuk mendonorkan darahnya.

“Untuk mengisi kekosongan (darah, red) Kita sudah berkoordinasi dengn Brimob dan Yonif,” ujarnya, Senin (13/7/2020).

Ia menambahkan saat ini masyarakat yang mendonorkan darahnya hanya untuk keperluan pribadi atau sanak keluarga dan kerabat teman dekatnya.

Kepala bidang pelayanan donor darah, Dokter Melvin, memperlihatkan stok darah di kantor PMI Kota Batam. Foto diambil beberapa waktu lalu. Foto: Dhiyanto/batampso.co.id

“Yang sering donor justru buat keluarganya, makanya kami dari PMI kekurangan darah,” jelasnya.

Kata dia, pendonor dari satuan Polri dan TNI jumlahnya 100-an orang. Itu lanjutnya hanya bisa untuk menyuplai darah ke rumah sakit.

Novia berharap masyarakat Kota Batam terutama yang sehat kembali mendonorkan darahnya, agar stok di PMI tidak kosong.

“Mungkin informasi kalau donor darah tidak dapat menularkan Covid-19. Kami dari PMI akan mengikuti protokol kesehatan saat akan mengambil darah para pendonor,” jelasnya.(nto)