batampos.co.id – Dua pedagang Pasar Toss 3000 Jodoh dinyatakan positif Covid-19. Keduanya berasal dari enam pedagang yang reaktif setelah menjalani uji rapid test yang digelar saat penataan pasar pada Rabu (9/7) lalu.

Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, sebelumnya keduanya dikonfirmasi negatif. Namun hasil berikutnya, dua pedagang lainnya dinyatakan positif berdasarkan hasil uji swab.

“Dua dari enam pedagang positif dan sudah menjalani perawatan di RSKI, Galang, sejak hasil rapid test-nya reaktif,” kata Didi Senin (13/7).

Penambahan dua kasus ini, membuat cluster Pasar Toss 3000 menjadi 15 pasien positif. Sebelumnya, 13 pasien dinyatakan positif dan sembuh, serta sudah kembali ke beraktivitas seperti biasa.

“Memang ada kekhawatiran adanya penambahan kasus. Ternyata setelah rapid test benar ada enam reaktif dan dua di antaranya positif Covid-19,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, saat ini pedagang berada dalam keadaan stabil dan sehat, serta tanpa menunjukkan gejala berarti. Kedua pasien akan menjalani perawatan hingga dinyatakan sembuh nantinya.

Petugas kesehatan akan langsung turun dan menyisir pedagang maupun keluarga atau kontak terdekat dengan pasien ini. Meskipun antarpedagang jarang berinteraksi, pihaknya tetap berupaya menemukan kontak terdekat pasien, agar bisa menekan penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, enam orang pedagang di Pasar Tos 3000 dinyatakan reaktif Covid-19 setelah dilakukan rapid test oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam. Para pedagang tersebut langsung dievakuasi ke RSKI Galang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dari hasil rapid test ada beberapa pedagang di pasar Tos 3000 dengan hasil reaktif.

“Reaktif enam orang dan dibawa ke RSKI Covid-19 Galang,” jelasnya, Kamis (9/7/2020).

Ia mengatakan dalam rapid test massal yang dilakukan pihaknya melibatkan empat puskesmas yaitu Lubukbaja, Tanjungbuntung, Seipanas, dan Sengkuang.(*/esa/jpg)