batampos.co.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam manargetkan Agustus 2020 mendatang status seluruh wilayah Batam menjadi hijau atau tidak ada kasus Covid-19 lagi. Target ini sejalan dengan rencana Malaysia membuka pintu masuk untuk wisatawan mancanegara (wisman) atau membolehkan warganya pelesiran ke luar negeri, termasuk ke Batam.

“Kami sudah komunikasi dengan Duta Besar, insya Allah Malaysia akan buka pintu mulai Agustus nanti,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, dilansir Harian Batam Pos, Rabu (15/7).

Untuk mencapai target tersebut, saat ini berbagai upaya terus dilakukan. Mulai melanjutkan penyisiran kontak primer dengan para pasien Covid-19, hingga mengencangkan kembali edukasi ke masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Rudi kembali melibatkan perangkat RT dan RW di seluruh Batam, untuk membantu Tim Gugus Tugas mengedukasi kembali masyarakat akan pentingnya disiplin menjalankan protokol kesehatan, kapan pun dan dimana pun berada.

Setelah kita buka (new normal, red), banyak masyarakat yang menganggap sudah normal, sehingga abai dari protokol kesehatan. Maklumlah tiga bulan protokol kesehatan diperketat. Tapi kita turun lagi agar masyarakat tak lengah,” ujar Rudi.

Rudi mengatakan, selama ini Batam berhasil mencegah penularan agar tidak meluas dengan menyisir mereka yang pernah kontak primer dengan melibatkan perangkat RT dan RW. “Makanya, kita libatkan kembali semuanya, karena kita punya target birukan Batam, eh hijaukan Batam secepat mungkin agar ekonomi bisa berputar cepat,” tuturnya.

Hingga kemarin, jumlah penderita Covid-19 di Kota Batam sudah mencapai 263 orang. Sebagian besar sudah sembuh. Hanya tersisa 26 orang yang masih dikarantina dan ditangani kesehatannya di berbagai rumah sakit rujukan di Kota Batam, khususnya RSKI Covid-19 Galang.(*/jpg)