batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menilai sektor pariwisata mampu mengerakkan perekonomian di daerah tersebut dan memperkirakan perekonomian di daerah tersebut pulih pada 2021 mendatang.

Meski tumbuh melambat akibat pandemi Covid-19, ia optimistis di 2021 sektor pariwisata akan kembali normal.

“Potensi pariwisata akan tumbuh jika wisman (wisatawan mancanegara) membuka akses masuk ke Kota Batam,” kata Rudi, Rabu (15/7/2020).

Ia mengatakan, sektor ini dinilai penting karena mampu menggerakkan perekonomian Batam.

Sebelumnya, Wali Kota Batam sudah menyurati pemerintah Singapura terakit hal tersebut. Ia berharap, dengan semua akses dibuka nantinya sektor pariwisata kembali menggeliat.

Selain sektor pariwisata, kata Rudi, yang memiliki peran penting lainnya yakni industri, konstruksi, dan perdagangan.

Tiga wisatawan saat berswafoto dengan latar belakang Welcome To Batam beberapa waktu lalu. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Ia memprediksi semua akan kembali normal di 2021. Dengan semua tumbuh kembali seperti biasa, maka, pertumbuhan ekonomi Kota Batam Tahun 2021 diperkirakan  sebesar 51-55 persen.

“Angka ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar 2,4-2,8 persen,” ujarnya.

Dengan perkiraan tumbuhnya ekonomi Batam, maka, inflasi Kota Batam 2021 juga diperkirakan akan meningkat sebesar 3-4 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar 1,5 persen.

Peningkatan inflasi ini karena adanya recovery ekonomi, sehingga daya beli masyarakat meningkat dari tahun sebelumnya.

“Selain kita fokus penanganan Covid-19, kita juga berupaya membangkitkan kembali perekonomian Batam,” katanya.

Dengan begitu, kata dia, kesehatan masyarakat tetap terjaga dan pendapatan akan kembali normal.

Ia mengatakan, akibat pandemi ini, tak hanya masyarakat dan pengusaha saja terdampak. Bahkan, pendapatan daerah pun terimbas.(*/esa)