batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam memiliki unit khusus yang bertugas melaksanakan tugas penyelamatan saat terjadi kebakaran.
Unit tersebut yakni Subdit Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran (MPK) BP Batam, atau biasa dikenal sebagai tim rescue MPK BP Batam.
Kasubdit Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran BP Batam, Barlian Untoro, mengatakan, unit yang dikepalainya itu tidak hanya menolong korban kebakaran, tapi juga melakukan tugas unik lainnya.
”Tugas tim rescue beragam, mulai dari pencarian dan evakuasi korban tenggelam dan korban bunuh diri. Kemudian pemusnahan dan pemindahan sarang tawon juga kita tangani,” kata Kasubdit Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran BP Batam, Barlian Untoro, Minggu (20/7/2020).
Tidak hanya itu tim rescue lanjutnya juga pernah evakuasi ular dan hewan peliharaan yang terjebak di ketinggian.

Serta memadamkan kebakaran di hutan dan lainnya. Kata dia, tim rescue memiliki sarana dan prasarana yang sangat lengkap. Sehingga dapat memudahkan personel untuk memberikan pertolongan.
“Kita ada mobil rescue, tandu, BASET, rotary saw, scuba set, fire jacket, gas detector, baju anti lebah, gergaji, perahu karet, high rescue equipment, combi tool, senter dan respirator,” tuturnya.
Ia menjelaskan, seluruh personel tim rescue sudah memiliki sertifikasi yang dibutuhkan. Seperti sertifikasi fire rescue, sertifikasi driving course dan sertifikasi SAR.
“Kita juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat, baik itu perusahaan, industri, hotel dan instansi pemerintah. Kita Memberikan edukasi dini tentang bahaya kebakaran, sebab dan cara penanggulangannya,” paparnya.
Beberapa contoh kegiatan penyelamatan yang sudah dilakukan yakni evakuasi korban meninggal di tower PLN Dam Duriangkang serta evakuasi korban kebarakan kapal tanker di Pantai Stres.
”Peralatan kami ini mahal-mahal. Tapi kami berharap tidak dipakai, karena begitu kami pakai dan turun, maka sudah pasti kerugian,” tuturpnya.(esa/adv)
