batampos.co.id – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Kepulauan Riau menorehkan prestasi pada ajang HUT IKWI ke 59 tahun.
Ketua IKWI Provinsi Kepri, Sandra Mepa, mengatakan, pada HUT IKWI ke 59 tahun, pihaknya mengikuti beberapa perlombaan yaitu paduan suara dan lomba karya tulis.
“Alhamdulillah kita mendapatkan juara tiga di lomba karya tulis yang dimenangkan oleh ibu Agnes,” katanya, Minggu (19/7/2020).
Ia menjelaskan, hal itu menjadi motivasi bagi anggota IKWI Provinsi untuk terus mengukir prestasi.
Sandra, mengatakan, pada HUT ke 59 tahun IKWI akan mendirikan koperasi simpan pinjam. Sehingga dapat membantu perekonomian seluruh anggotanya.
Juara lomba karya tulis, Agnes Damayanti, menyatakan, sangat terkejut saat mendengar namanya disebutkan sebagai salah satu pemenang.
“Saya tidak menyangka bisa menjadi juara,” katanya.

Ia menjelaskan, karya tulis yang dibuatnya berjudul Masakan Rumah Jadi Modal Bisnis.
HUT IKWI ke 59 tahun dilaksanakan via Zoom, dan diikuti sekitar 300 peserta terdiri dari pengurus dan anggota IKWI se-Indonesia.
Dalam siaran persnya IKWI Pusat, menjelaskan tengah menyiapkan pembentukan koperasi berskala nasional.
Pendirian koperasi dimaksudkan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki dan menggairahkan gerak roda organisasi yang anggotanya tersebar di 22 provinsi itu.
Ketua Umum IKWI Pusat, Indah Kirana, mengatakan, pihaknya akan mengurus pendirian Koperasi IKWI berskala nasional.
“Pertama, mendaftar ke Kementerian Koperasi dan UKM. Kedua, menyiapkan Koperasi IKWI berbasis teknologi sehingga dapat melayani anggotanya secara online,” katanya.
Indah mengatakan salah satu unit usaha Koperasi IKWI ialah penjualan sembilan bahan pokok (sembako) dengan harga yang kompetitif.
Untuk itu, Koperasi IKWI akan menjalin kemitraan dengan dunia usaha, khususnya BUMN, termasuk Bulog.
Unit usaha lainnya ialah simpan pinjam. Menurut Indah, usaha simpan-pinjam sesungguhnya telah berjalan, namun masih terbatas untuk pengurus.
“Ibu-ibu yang terdaftar sebagai anggota IKWI, nanti otomatis terdaftar sebagai anggota koperasi unit usaha simpan pinjam. Artinya, koperasi simpan pinjam akan lebih terbuka, bukan hanya sebatas pengurus aktif saja,” jelas Indah.
Ia menjelaskan, kelahiran IKWI pada 19 Juli 1961 didorong oleh semangat menjalin hubungan kekeluargaan dan kesetiakawanan di lingkungan keluarga pers, khususnya wartawan.
IKWI juga lahir untuk memberikan penguatan dukungan para istri wartawan terhadap para suami dalam menjalankan profesi sebagai wartawan.
Indah memaparkan saat ini jumlah anggota IKWI yang terdaftar 728 orang dari 22 provinsi.(*/esa)
