Sabtu, 2 Mei 2026

Aktivitas di Kantor Sumbang Tingginya Kasus Positif Covid-19

Berita Terkait

batampos.co.id – Era adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang sebelumnya disebut dengan New Normal membuat perekonomian dan perkantoran kembali bergeliat. Hampir semua kantor kini sudah menerapkan kembali kebijakan bekerja di kantor atau Work From Office, tak lagi di rumah. Sayangnya, protokol kesehatan yang tak dipatuhi dan mengabaikan physical distancing membuat angka kasus positif di tanah air makin bertambah.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, tingginya angka kasus positif selama sepekan karena berasal dari aktivitas perkantoran. Dia berharap setiap kantor dan industri bisa mematuhi dan menciptakan suasana yang aman dari Covid-19.

“Dalam satu minggu terakhir kita lihat penambahan kasus positif lebih banyak dari tracing yang berasal dari aktivitas perkantoran yang selama ini bekerja dilakukan di rumah dan sekarang dikerjakan di kantor,” ungkapnya dalam konferensi pers, Senin (20/7).

Salah satu penyumbang terbesar dalam aktivitas perkantoran adalah akibat penyelenggaraan rapat di kantor. Ruangan rapat yang tidak menjaga jarak, menghidangkan makan dan minum, membuat para pegawai sulit menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Salah satunya adalah penyelenggaraan rapat. Atau pertemuan di perkantoran. Kami ingatkan lagi, kalau memang rapat harus dilaksanakan, maka laksanakan di ruang yang sirkulasi udaranya baik. Jika diperlukan laksanakan di pagi hari, buka semua jendela. Matikan AC agar udara bergerak lebih baik,” katanya.

Yurianto meminta perusahaan membatasi kapasitas orang di ruang rapat. Jika harus diikuti banyak orang, dipastikan akan lebih baik dengan metode daring.

“Bahwa ruang yang baik akan memudahkan karyawan untuk bisa jaga jarak. Batasi juga waktu pembicara. Upayakan rapat tak lebih dari setengah jam,” katanya.

“Hindari sajian minum makan di ruang rapat yang memaksa karyawan membuka masker. Inilah AKB di kantor,” jelasnya.

Dia juga meminta para pegawai untuk memperhatikan kebersihan benda-benda dan menjaga jarak aman pada fasilitas yang digunakan bersama di dalam kantor. Misalnya lift, toilet, dan tangga.

“Dan secara selektif hanya orang yang tak sakit, yang boleh bekerja dari kantor. Ingat bila kita terinfeksi di tempat kerja, akan sangat berisiko untuk anak-anak, orang tua kita, yang punya penyakit komorbit,” tegasnya.(jpg)

Update