Jumat, 24 April 2026

Penjual Hewan Kurban di Batam Gigit Jari, Ini Penyebabnya…

Berita Terkait

batampos.co.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, penjualan hewan kurban di Kota Batam mengalami penurunan cukup drastis.

Salah seorang penjual hewan kurban, Jamal, saat ini dirinya baru menjual dua ekor sapi  kurban.

“Tahun-tahun sebelumnya, saya bisa menjual 40-50 ekor kambing dan sapi menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha,” katanya kepada batampos.co.id, Selasa (21/7/2020).

Jamal mengatakan, dirinya membuka pusaha penjualan hewan kurban di pinggir Jalan Raya Sei Nayon-Bengkong Sadai, Bengkong sejak Minggu (5/7/2020) lalu.

Ilustrasi hewan kurban. Saat ini pedagang hewan kurban di Kota Batam banyak yang gigit jari disebabkan minimnya pembeli. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Banyak pembeli yang datang ke sini hanya untuk membandingkan harga dengan penjual hewan kurban lainya,” jelasnya.

Kata dia, hal serupa juga dialami oleh pedagang hewan kurban di daerah lainnya di Kota Batam.

Menurutnya, minimnya masyarakat yang membeli hewan kurban kemungkinan besar karena perekonomian Batam yang sedang menurun dan disebabkan pandemi Covid-19.

“Kalau tahun lalu banyak dari masjid-masjid sudah pada order milih hewan kurban dan diambil saat hari-H. Sekarang bisa laku 10 ekor sapi atau kambing sudah untung mas”, katanya sembari memberi makan hewan kurban miliknya.(nto)

Update