Jumat, 10 April 2026

Suka Duka Tim Rescue Penanggulanan Bahaya Kebakaran BP Batam Saat Menjalan Tugas

Berita Terkait

batampos.co.id – Menjadi tim rescue atau penyelamat memiliki cerita sendiri. Mereka harus berlomba dengan waktu agar dapat memberikan pertolongan secepat mungkin kepada masyarakat.

Kasubdit Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran BP Batam, Barlian Untoro, mengatakan, pihaknya tidak hanya menolong korban kebakaran, tapi juga melakukan tugas unik lainnya.

Namun, terkadang ada saja orang yang memberikan informasi terkait kebakaran yang tidak benar.

“Saat kita menerima panggilan (laporan kebakaran,red), kita akan mengkonfirmasi panggilan itu. Artinya jangan sampai kita terlanjur datang di lokasi yang disebutkan, tidak terjadi kebakaran,” tuturnya, Rabu (22/7/2020).

Menurutnya, selain mendapatkan laporan kebakaran langsung melalui telepon, pihaknya juga memantau media sosial yang saat ini kerap memberikan beragam informasi termasuk kebakaran.

“Saat kita melihat itu di medsos, kita akan konfirmasi ke pos terdekat, jika benar kita akan segera meluncur ke lokasi,” jelasnya.

Personel Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) BP Batam saat menguji kelaikan dari mobil PBK. Foto: Nava untuk batampso.co.id

Pihaknya juga berharap para pengendara dapat memberikan jalan saat mobil pemadam kebakaran hendak menuju lokasi kejadian.

“Ini terkait dengan respon time, karena itu sangat berpengaruh terhadap waktu kita sampai ke lokasi kejadian,” tuturnya.

Selain saat perjalanan, pihaknya juga kerap mengalami kendala apabila peristiwa kebakaran terjadi di area padat penduduk.

“Intinya kita berusaha secepat mungkin untuk sampai ke lokasi kejadian karena kita tidak ingin ada kerugian yang besar oleh masyarakat,” paparnya.

Tim rescue lanjutnya memiliki tugas yang cukup beragam. Mulai dari pencarian dan evakuasi korban tenggelam dan korban bunuh diri.

Peralatan yang digunakan tim Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran atau tim rescue BP Batam. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

“Kita juga melakukan pemusnahan atau memindahan sarang tawon,” tuturnya.

Bahkan kata dia, pihaknya pernah memberikan pertolongan kepada masyarakat yang meminta bantuan untuk membuka cincin yang tidak bisa dilepaskan dari jarinya.

Tim rescue, lanjutnya, juga pernah menangkap ular yang dikhawatirkan membahayakan warga, dan mengevakuasi hewan peliharaan yang terjebak di ketinggian.

Beberapa kegiatan penyelamatan yang sudah dilakukan tim rescue BP Batam, di antaranya adalah mengevakuasi korban meninggal di tower PLN Waduk Duriangkang, serta evakuasi korban kebakaran kapal tanker di Pantai Stres.(esa/adv)

Update