batampos.co.id – Keluhan orang tua yang merasa kesulitan mendampingi anak belajar dari rumah selama pandemi Covid-19 menarik perhatian Yayasan Abang Mpok Sahabat Anak (YAMSA). Untuk menciptakan kebiasaan baru saat anak di belajar dari rumah, YAMSA berkolaborasi dengan Lets Share Indonesia menggelar webinar bertema New Habits for Kids, sukses menjadi sahabat anak di rumah, Rabu, (22/7).

Kegiatan untuk menyambut Hari anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli ini menghadirkan Pemerhati Anak, Seto Mulyadi, Ketua Umum Yamsa, Nur Asia Uno sebagai pembicara dan dokter. Seto Mulyadi mengatakan, pentingnya menanamkan etika pada anak selama masa belajar dari rumah akibat pandemi. “Dengan menanamkan sopan santun, anak-anak akan hormat pada orang tua,” kata pria yang akrab disapa Kak Seto itu.

Kak Seto yang juga anggota dewan pengawasan YAMSA, menuntut orang tua menjadi pendidik bagi si kecil. Tak lagi mengandalkan guru di sekolah, tetapi bergerak langsung mendampingi anak selama proses belajar. Momen seperti ini untuk mempererat hubungan antara orangtua dan anak. Selain itu, Orang tua juga bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak merasa nyaman selama sekolah dari rumah.

Sementara itu, Ketua Umum Yamsa, Nur Asia Uno membagikan tips pendidikan kepada anak-anak yang belajar dari rumah selama masa pandemi covid-19. Nur membangun suasana kebahagian bagi anggota keluarga di rumah dengan bermain sambil belajar. Seperti melukis, menggambar dan bermain musik.

“Harus menata emosi terutama, karena tidak bisa pergi ke luar rumah. Membangun cara hidup dan berfikir yang sehat. Pada intinya harus jadi keadaan dalam kondisi positif,” tutur Nur Asia Uno.

Orang tua dituntut kreatif saat menggantikan peran guru di rumah. Kretivitas orang tua membuat anak merasa nyaman dn tidak terbebani saat belaja di rumah. Pesan ini disampaikan pendiri YAMSA Sandiaga Uno dalam webinar yang berlangsung satu setengah jam itu. “Orang tua harus menggatikan peran guru. Kuncinya, anak-anak jangan bosan, karena ini zaman digital harus kreatif,” katanya.

Bagian terpenting berikutnya ketika anak belajar dari rumah adalah Kesehatan anak. Dokter spesialis anak, dr. Melia Yunita dari Lets Share Indonesia memberikan tipsnya. Pertama, pastikan status refraksi. Kedua, buat aturan 20 menit aktivitas dan 20 detik istirahat. Ketiga, atur kecerahan layar gadget yang digunakan.

Yang terakhir atur jarak antara gadget dan mata. “Kesehatan mata anak dipengaruhi pemakaian handphone yang semakin meningkat akibat sekolah daring.” ujar Melia.(jpg)