Rabu, 29 April 2026

8.010 UMKM di Batam Terdampak Covid-19, Diusulkan Dapat Dana Intensif

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendapatkan dana insentif daerah (DID) karena dinilai berhasil menangani Covid-19. Dana sebesar Rp 14,9 miliar ini akan difokuskan pada perbaikan sektor ekonomi daerah. Termasuk, membantu sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUM) Batam, Suleman Nababan mengatakan, akan segera menyusun program yang pas untuk membantu pelaku usaha yang terdampak Covid-19 ini. Sebelumnya, petugas dari DKUM Batam sudah mendata total pelaku usaha yang terdampak di 12 kecamatan yang ada.

”Kemarin itu sudah ada datanya, 8.010 pelaku usaha mikro yang terdampak dari pandemi Covid-19 ini,” kata Suleman, usai menghadiri rapat di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7).

Ia menyebutkan, beberapa usaha yang terdampak di antaranya, pelaku usaha makanan dan minuman di rumah, kuliner dan lainnya. Dampak yang
ditimbulkan dari pandemi ini yakni omzetnya menurun, asetnya dijual, pengurangan karyawan, bahkan ada yang sampai menutup usahanya.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini mengungkapkan, dari data yang ada tersebut, pihaknya akan mencoba mencari solusi apa yang bisa diberikan sebagai stimulan kepada pelaku usaha ini.

Menurutnya, informasi yang didapatkan dari pelaku usaha, bentuk bantuan yang sangat diharapkan saat ini adalah bantuan berupa modal untuk mendongkrak usahanya kembali. ”Ini yang lagi kami carikan solusinya. Kira-kira program apa yang bisa kita berikan untuk membantu pelaku usaha ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau mengatakan, pasar tradisional juga mendapatkan bantuan dari DID yang diterima pemerintah Batam. ”Lagi saya data dulu. Tadi barusan selesai rapat, dan akan segera ditindaklanjuti. Kalau bisa Senin sudah selesai apa program yang bisa bermanfaat untuk pasar tradisional dari bantuan tersebut,” tutupnya. (*/jpg)

Update