batampos.co.id – Dilansir dari Science Times, Jumat (24/7/2020), sebuah studi menemukan bahwa kayu manis dapat meningkatkan kontrol gula darah di antara orang-orang pra diabetes yang dapat memperlambat diabetes tipe 2.

Peneliti Dr. Giulio Romeo dari Joslin Diabetes Center di Boston dan Beth Israel Deaconess Medical Center mengatakan bahwa tim mereka mencari cara yang aman, hemat biaya, dan tahan lama untuk mengurangi perkembangan pra diabetes menjadi diabetes tipe 2.

Dia menambahkan bahwa studi selama 12 minggu yang melibatkan 51 orang dengan kadar gula darah, menunjukkan efek positif dari menambahkan kayu manis ke dalam makanan mereka.

Hasil ini menambah literatur untuk studi tentang efek kayu manis pada risiko diabetes tipe 2 dari waktu ke waktu.

Kayu manis adalah kulit bagian dalam pohon tropis dan telah digunakan sebagai obat untuk masalah pernapasan dan pencernaan selama berabad-abad.

Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

Di Mesir, orang menggunakan kayu manis selama proses pembalseman sebagai parfum. Kayu manis juga digunakan untuk menutupi bau daging yang dibakar.

Ada dua jenis kayu manis yakni ceylon dan cassia. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa cassia memiliki efek positif pada kadar gula darah.

Dalam sebuah studi yang melibatkan 18 orang dengan diabetes tipe 2, para peneliti menemukan bahwa menjaga pola makan saja untuk menurunkan kadar gula darah kurang efektif dibandingkan dengan menambahkan cassia ke dalam makanan.

Studi lain dengan 60 orang dengan penyakit yang sama menemukan bahwa dosis kecil cassia dapat mengurangi kadar gula darah dan meningkatkan LDL, trigliserida dan kolesterol total. Namun, penelitian lain gagal menduplikasi hasil tersebut.

Sebagai contoh, tinjauan 2012 terhadap 10 uji coba terkontrol secara acak tidak menemukan bukti yang cukup yang membuktikan klaim penelitian sebelumnya bahwa kayu manis dapat mengendalikan gula darah. Ini mungkin disebabkan oleh kontraindikasi pada obat-obatan yang masih dikonsumsi.

Untuk mengatasi masalah itu, Romeo dan rekan satu timnya di Korea Selatan fokus pada pasien prediabetes yang belum minum obat apa pun.

Mereka memberi peserta di Boston dan Korea Selatan kapsul 500 miligram cassia atau plasebo tiga kali sehari selama 12 minggu.

Mereka menemukan bahwa kadar gula darah yang menggunakan pil dengan cassia tidak setinggi peserta dalam kelompok plasebo.

Para ahli mengatakan, menambahkan kayu manis tetap harus berkonsultasi dulu dengan dokter. FDA atau Badan POM AS merekomendasikan membatasi asupan kayu manis hingga 6 gram sehari atau satu sendok makan.(jpg)