batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah. Hal ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya, Kmais (23/6/2020).
Ia menyatakan, data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan hasil temuan
kasus baru di Kota Batam.
“Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini adalah satu orang
perempuan warga Kota Batam,” jelasnya.
Pasien tersebut kata dia, berinisial NM berusia 52 tahun yang merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT).
NM Diketahui menetap di kawasan Tanjung Uma, Lubuk Baja, Kota Batam dan merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 276 Kota Batam.
Ia melanjutkan pada 21 Juli 2020 yang bersangkutan datang memeriksakan diri untuk berobat ke IGD RS Harapan Bunda Batam.
Dengan keluhan demam dan batuk sejak seminggu sebelumnya yang disertai nyeri ulu hati, mual dan muntah serta sesak nafas yang semakin kuat dirasakan sejak semalam sebelumnya.
“Kemudian oleh dokter pemeriksa dilakukan pemeriksaan secara intensif antara lain rontgen thorax AP; pneumonia bilateral, laboratorium lengkap serta pemeriksaan RDT yang hasilnya diketahui “IgG Reaktif”,” jelasnya.

Sesuai hasil pemeriksaan tersebut ditegakkanlah Diagnosa; Pneumonia Bilateral +Susp TB Paru + AKI + Susp Covid-19” dan direkomendasikan oleh Dokter Penanggung Jawab Pasien
kepada yang bersangkutan diharuska melakukan perawatan di ruang isolasi yang memiliki ICU.
Karena RSHB tidak memiliki ruang perawatan isolasi yang dilengkapi ICU, NM dirujuk ke RS Awal Bros Batam guna memperoleh tindakan penanganan medis yang lebih optimal.
“Sebelum dievakuasi ke rumah sakit rujukan terlebih dahulu dilakukan pengambilan swab tenggorokan terhadap yang bersangkutan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan
Terkonfirmasi Positif,” tuturnya.
Sejauh ini lanjutnya kondisi yang bersangkutan masih dalam penanganan dan perawatan di ruang isolasi ICU RS Awal Bros Batam dengan keadaan umum yang tidak stabil atau lemah dan saat ini terpasang ventilator.
Wali Kota Batam itu mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh cluster Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi
pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada maupun kasus baru.
Baik dari yang terjadi karena transmisi lokal maupun import. Hal ini kata dia, mengingat masih banyak ditemui masyarakat
yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan himbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19.
Ia mengingatkan dan mengimbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Tetap dirumah saja dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.
Dengan adanya penambahan tersebut saat ini jumlah pasein Covid-19 di Kota Batam sebanyak 276 orang. Dari jumlah tersebut 237 dinyatakan sembuh dan 12 orang meninggal dunia.(*/esa)
