Minggu, 26 April 2026

Wali Kota Batam Berencana Gunakan Dana Insentif Daerah Tambahan Rp 14,9 Miliar untuk Bangkitkan UMKM

Berita Terkait

batampos.co.id -Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berencana menggunakan dana insentif daerah (DID) tambahan Rp 14,9 miliar untuk menyokong usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kota Batam.

“DID ini sudah ada ketentuannya untuk apa saja. Tapi kalau boleh, saya ingin lebih mengarahkannya ke UMKM yang ada masalah,” tutur Rudi di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7/2020).

Ia mengatakan, selama masa pandemi covid-19 ini, UMKM termasuk sektor yang terdampak secara ekonomi.

Oleh karena itu, DID tambahan ini diharapkan dapat membantu kelompok masyarakat yang terdampak tersebut.

Rudi berharap dengan adanya bantuan ini, sektor UMKM Kota Batam dapat bangkit kembali.

“Semoga saudara kita yang mengalami gangguan pendapatan kemarin bisa terbantu,” ujarnya.

Ilustrasi

Pemko Batam menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Kepulauan Riau yang mendapatkan DID tambahan ini. Dari 514 kabupaten/kota serta 34 provinsi, DID tambahan ini hanya diberikan pada 171 daerah.

Informasi ini disampaikan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, Astera Primanto Bhakti dalam Webinar Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Rangka Pemulihan Ekonomi di Daerah, Rabu (22/7/2020).

Astera mengatakan penggunaan DID tambahan ini diprioritaskan untuk mendorong pemulihan ekonomi di daerah.

Termasuk mendukung industri kecil, UMKM, koperasi, dan pasar tradisional. Serta untuk penanganan covid-19 di bidang kesehatan dan bantuan sosial.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mengatakan untuk penanganan covid-19 bidang kesehatan, Pemko Batam sangat terbantu dengan sumbangan dari berbagai pihak termasuk pengusaha.

Sedangkan bantuan sosial, Pemko Batam dibantu Pemprov Kepri dan BP Batam juga telah menyalurkan bantuan bahan pokok untuk warga terdampak. Di samping bantuan-bantuan yang diberikan oleh organisasi non pemerintah lainnya.

“Karena itu yang perlu difokuskan sekarang adalah pemulihan ekonomi Batam,” kata Jefridin usai webinar.(*/esa)

Update