Senin, 27 April 2026

Imbas Pandemi, Hotel Nagoya Plasa Batam Berhenti Beroperasi

Berita Terkait

batampos.co.id – Imbas dari pandemi Covid-19 kian terasa bagi industri pariwisata dan perhotelan di Batam. Terbaru, Hotel Nagoya Plasa tutup permanen, Jumat (24/7). “Ini efek dari Covid-19, sehingga menyebabkan tidak ada tamu di Nagoya Plasa. Jadi, per hari ini, tutup permanen,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia PHRI) Batam, Muhammad Mansyur, Jumat (24/7).

Ia belum mengetahui secara lanjut bagaimana nasib hotel yang berdiri sejak 1990-an ini ke depannya. Apakah berganti manajemen seperti Novotel, Panorama, dan lainnya, atau benar-benar tutup permanen seperti Nantongga.

Pandemi yang berkepanjangan ini, kata Mansyur, benar-benar memukul sektor pariwisata di Batam. Khususnya awal Maret hingga Mei. Meski sekarang sudah terjadi penurunan kasus yang cukup signifikan, kondisi dunia perhotelan belum benar-benar pulih. “Secara angka rata-rata, tingkat okupansi masih dibawa 10 persen,” tambahnya lagi.

Mansyur menyebutkan, tingkat okupansi yang sangat rendah tersebut justru diperoleh setelah melalui perjuangan menurunkan room rate habis-habisan. Rata-rata hotel bintang empat memasang tarif Rp 1 juta hingga ratusan ribu per malam di media sosial. Tarif tersebut akan lebih murah jika berkunjung ke hotel secara langsung.

“Room rate hotel saat ini sangat jor-joran. Tapi kita memang agak tertolong karena masih banyak ekspatriat yang kerja di industri tidak bisa pulang ke negaranya, sehingga menginap di resort-resort dan hotel-hotel di Batam,” tambahnya.

Penutupan Hotel Nagoya Plasa yang berada di Jalan Imam Bonjol, Lubukbaja, dibenarkan mantan karyawan hotel tersebut. Sumber terse- but mengatakan, manajemen hotel mengambil keputusan sejak 22 Juli lalu. “Iya, sudah ditutup. Semua karyawan sudah diberhentikan,” ujar wanita yang dulunya menjabat marketing ini. Ia menolak namanya dikorankan.

Dia menjelaskan, setelah hotel tutup, belum ada pembicaraan terhadap karyawan mengenai pesangon. “Pihak manajemen bilang terkait masalah ini (pesangon, red) akan nyusul,” katanya.(*/jpg)

Update