Senin, 6 April 2026

BP Batam Miliki Harvester untuk Mengumpulkan Eceng Gondok di Dam Duriangkang, Ini Hasilnya…

Berita Terkait

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam memiliki alat yang cukup canggih untuk membersihakan eceng gondok di Waduk Duriangkang sehingga mutu dan kualitas sumber air baku di kawasan tersebut tetap terjaga.

Alat tersebut adalah Harvester. Manajer Air Baku Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Hadjad Widagdo, mengatakan, alat tersebut diproduksi oleh pabrikan Jerman.

“Kita terus menerus melakukan upaya pembersihan waduk kita, salah satunya dengan membersihkan eceng gondok,” jelasnya, Senin (27/7/2020).

Kata dia, meski hanya memiliki satu harvester pihaknya dapat membersihkan area Waduk Duriangkang sekitar 6 ribu meter persegi per hari.

“Di Waduk Duriangkang ada sekitar 180 hektare yang ditumbuhi eceng gondok,” jelasnya.

Guna mempermudah pekerjaan, pihaknya memasang pengahalang apung atau floating barrier sepanjang 200 meter di area Waduk Duriangkang.

Serta memanfaatkan angin untuk mengumpulkan eceng gondok.

Tim BP Batam saat membersihkan eceng gondok di Dam Duriangkang dengan menggunakan harvester. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

“Floating barrier ini berfungsi sebagai penahan eceng gondok agar tidak keluar dari pembatas dan saat angin kencang pembatas kita buka agar keluar ke area yang telah kita tentukan,” jelasnya.

Setelah terkumpul pihaknya langsung mengerahkan petugas untuk mengumpulkan eceng gondok dengan mesin harvester.

“Untuk mengoperasikan mesin ini (Harvester) tidak bisa sembarangan orang. Rekan-rekan yang mengoperasikan alat ini semuanya sudah mengikuti pelatihan dan sertifikasi,” tuturnya.

Menurutnya, dari 180 hektare area waduk yang ditumbuhi eceng gondok, 30 hektare sudah dibersihkan.

“Jika dalam sehari kita bisa membersihkan 6 ribu meter persegi artinya dalam sebulan ada sekitar 10 hektare area waduk dam Duriangkang yang sudah bersih dari eceng gondok,” jelasnya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu mengatakan, kegiatan pembersihan eceng gondok merupakan peran pemerintah dalam menjaga ketersediaan air di Kota Batam.

“Kegiatan ini adalah bentuk kerja sosial yang akan menyelamatkan seluruh Kota Batam, yaitu menyelamatkan air agar tidak berkurang dan bisa dinikmati, digunakan untuk keperluan masyarakat,” ujar Rudi saat memberikan arahan apel pelaksanaan pembersihan eceng gondok di alun-alun Engku Putri, Batam Centre.

Kata dia, dengan banyak eceng gondok di Waduk Duriangkang dapat mengganggu kualitas dan debit air baku Kota Batam.(esa/adv)

Update