batampos.co.id – Warga Sei Beduk, Robet meninggal dunia setelah melompat dari Jembatan Fisabilillah atau yang biasa disebut jembatan satu Barelang pada Minggu (26/7/2020).
Dilansir dari posmetro.co, saat ini polisi masih menyelidiki motif korban melompat di jembatan yang menjadi ikon Kota Batam tersebut.
Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf, mengatakan, pihaknya belum mengetahui apa alasan pria tersebut melompat dari jembatan 1 Barelang.
“Kami masih meminta keterangan dari kawannya yang saat itu berada di jembatan 1 Barelang,” kata AKP Yusriadi Yusuf.
Yusuf menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/7/2020) sekitar pukul 15.10 WIB.
Kata dia, usai melompat, korban sempat muncul ke permukaan laut dan berenang ke tepian.

Tiba di tepi, lanjutnya korban mengalami sesak nafas dan rekan-rekannya langsung membawanya ke rumah sakit RSUD-EF.
Namun lanjutnya, kondisi warga Bida Ayu, Sei Beduk itu semakin memburuk. Dari mulutnya keluar darah.
Nyawa korban tak tertolong. kata dia, jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka.
Terkait mulutnya keluar darah, diduga saat melompat, badannya membentur permukaan air.
“Mungkin tubuhnya terbentur ke permukaan air, sehingga ada luka dalam, korban muntah darah,” sebut Yusuf.
Sampai saat ini pihaknya belum mengetahui apa motifnya hingga korban nelat melompat dari jembatan 1 Barelang.
Dengan kejadian itu, Yusuf mengimbau agar pengunjung Jembatan 1 Barelang tidak duduk di pinggiran jembatan. Bahkan ia menegaskan, pinggiran jembatan bukanlah untuk tempat nongkrong.(PM)
