batampos.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) enggan berkomentar soal penangkapan Putra Siregar terkait dugaan kepemilikan dan peredaran barang-barang ilegal baru-baru ini. Dirjen SDPPI Ismail MT menyebut saat ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak bea cukai.

“Soal PS Store itu urusannya bea cukai, jadi no comment. Itu kan penyelundupan gelap,” tuturnya saat konferensi pers lewat siaran langsung di Jakarta, Rabu (29/7).

Sementara terkait kasus ini, Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Kehumasan Kanwil Bea Cukai Jakarta, Ricky M. Hanafie menyebut kalau pihaknya telah lama melakukan pengawasan pada tersangka PS. Pengawasan itu juga diperkuat dengan adanya berbagai informasi aduan dari masyarakat terkait bisnis ponsel yang dilakoninya.

“Kami melakukan penelusuran dan kedapatan ada transaksi penjualan handphone itu. Lalu kami lakukan penegahan dan dilakukan proses penyidikan yang cukup panjang,” ujarnya dilansir Jawa Pos.

Ricky memastikan, kasus ini tak akan berhenti pada penangkapan PS semata. Pihaknya menyebut akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Selain itu, koordinasi Bea Cukai antarwilayah juga tetap diperkuat untuk mengurai persoalan serupa yang mungkin terjadi, termasuk kemungkinan adanya penyelundupan.(jpg)