batampos.co.id – Bandara Internasional Hang Nadim Batam memiliki cara khusus untuk mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis avtur bagi maskapai penerbangan.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) dan Teknologi Informasi Komunikasi, Suwarso, mengatakan, Fuel Distribution System (FDS) adalah satu kegiatan distribusi avtur di Bandara Hang Nadim.

“Kita bekerja sama dengan Pertamina, dalam hal ini PT Patra Niaga,” ujarnya, Rabu (29/7/2020).

Ia menjelaskan, BP Batam memiliki penimbunan bahan bakar jenis avtur di Pelabuhan Kabil dengan kapasitas 40 ribu kiloliter dan di Bandara Hang Nadim 12 ribu kiloliter.

“Jadi totalnya ada 52 ribu kiloliter avtur dan saat normal penggunaan avtur oleh maskapai penerbangan di Hang Nadim biasanya sekitar 6 juta liter,” ujarnya.

Petugas PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melalui Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) mengisi bahan bakar avtur ke dalam tangki Pesawat Garuda. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

Suwarso menjelaskan, untuk penyaluran BBM jenis avtur ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam dialirkan dengan menggunakan pipa dari pelabuhan Kabil, Nongsa.

“Jadi dari Kabil masuk dulu ke DPPU kita di Hang Nadim setelah itu baru disuplai ke pesawat dan kita salah satu bandara di Indoneisa yang memiliki fasilitas FDS,” paparnya.

Selain itu kata dia, Bandara Internasional Hang Nadim batam memiliki 19 hydran untuk menyuplai bahan bakar ke pesawat.

“Pesawat berbadan besarpun tidak ada masalah dilakukan pengisian avtur di Hang Nadim karena hydran kita memiliki kecepatan tinggi,” tuturnya.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam, kata dia, juga memiliki mobil tangki untuk menyuplai bahan bakar ke pesawat berukuran kecil dan tidak parkir di atas FDS.(esa/adv)