batampos.co.id – Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mengumumkan penambahan jumlah pasien Covid-19 pada Selasa (28/7/2020).

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya menjelaskan, terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut ada 5 orang.

Terdiri dari 2 orang perempuan warga pendatang serta 1 orang perempuan dan 2 orang laki-laki warga Kota Batam.

Kelima pasein baru tersebut dirawat di rumah sakit yang berbeda. Tiga di antaranya menjalani perawatan di ruang isolasi RSKI Galang.

Satu orang di RS Elisabeth Lubuk Baja Batam dan satu orang lagi di rumah sakit Awal Bros.

“Data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil temuan kasus baru di Kota Batam,” ujarnya.

Berikut Riwayat Perjalanan Penyakit Pasien Baru Covid-19 di Kota Batam:

1. RS

Laki-laki berusia 19 tahun, Mahasiswa, beralamat di kawasan
perumahan Fanindo Kelurahan Tanjung Uncang Batu Aji Kota Batam.

RS merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 279 Kota Batam. Pada 21 Juli 2020, RS memeriksakan dirinya ke Puskesmas dengan keluhan kehilangan rasa penciuman (Anosmia) yang dirasakan setelah sembuh dari pilek tiga hari sebelumnya.

Sesuai dengan keluhannya tersebut dokter melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya “Reaktif”.

Mengingat lokasi tempat tinggal yang bersangkutan berada di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Uncang, maka pengawasan dan penanganan selanjutnya dilakukan oleh Puskesmas Tanjung Uncang.

Berdasarkan hasil RDT tersebut Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Puskesmas Tanjung Uncang mengevakuasi yang bersangkutan ke rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Galang guna dilakukan perawatan lebih intensif.

Kemudian setelah dilakukan perawatan di rumah sakit tersebut berturut-turut pada tanggal 23 dan 24 Juli 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang pertama dan kedua.

Tangkapan layar jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Selasa (28/7/2020) yang dilansir dari website lawancorona.batam.go.id.

Dimana untuk hasil pemeriksaan swab pertama diketahui
terkonfirmasi negatif. Sedangkan hasil pemeriksaan swab tenggorokan yang kedua yang diterima diketahui terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini masih ditempatkan di ruang perawatan isolasi di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

2. TN

Perempuan berusia 23 tahun, Anggota POLRI/POLWAN, beralamat sementara di kawasan perumahan Anggrek Mas 3 Batam Centre Kelurahan Taman Baloi Kecamatan Batam Kota Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 280 Kota Batam.

TN merupakan warga Kota Bogor Jawa Barat yang berkunjung ke
rumah Tantenya di Batam.

Sehubungan rencana keberangkatan ke tempat tugasnya, yang bersangkutan pada 25 Juli 2020 melakukan pemeriksaan swab tenggorokan secara mandiri di RS Bhayangkara Batam yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti dan menjalani perawatan di ruang isolasi di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

3. DES

Perempuan berusia 22 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat
sementara di kawasan perumahan Bukit Senyum Jalan Kuda Laut Batu Ampar Kelurahan Sungai Jodoh, Batu Ampar, Kota Batam.

DES merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 281 Kota Batam. DES merupakan warga Kabupaten Demak Jawa Tengah yang
berkunjung ke rumah saudaranya di Batam.

Sehubungan dengan rencana keberangkatannya menggunakan pesawat udara ke Semarang, yang bersangkutan pada 23 Juli 2020 melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri di Klinik Husadatama Batam yang hasilnya reaktif.

Mengingat hasil pemeriksaann tersebut pihak klinik menyerahkan penanganan selanjutnya ke Puskesmas Tanjung Sengkuang sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya.

Kemudian oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang bersangkutan diedukasi agar melaksanakan isolasi secara mandiri di rumahnya.

Namun yang bersangkutan kembali melakukan pemeriksaan RDT untuk second opinion pada Klinik Medilab Batam dengan hasil
kembali diperoleh “IgG Reaktif, IgM Non Reaktif”.

Berdasarkan hasil RDT tersebut maka pada 25 Juli 2020 bertempat di RS Awal Bros Batam dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh dan diketahui terkonfirmasi
positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.

Serta menjalni perawatan di ruang isolasi di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

4. DSG,Br.R

Perempuan berusia 32 tahun, Karyawan BP Batam, beralamat
di kawasan perumahan The Central Sukajadi Residence Kelurahan Sukajadi Kecamatan Batam Kota Kota Batam.

DSG,Br.R merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 282 Kota Batam. Pada 21 Juli 2020, yang bersangkutan memeriksakan dirinya ke RS Elisabeth Lubuk Baja dengan keluhan demam sejak satu minggu sebelumnya.

Kemudian oleh dokter pemeriksa dilakukan pemeriksaan secara intensif berupa pemeriksaan Laboratorium secara lengkap
disertai Rontgen Thorak dengan hasil kesan ;”Pneumonia, DD.TB Pulmo”.

Pada 25 Juli 2020 dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “IgM & IgG Reaktif”. Diteruskan dengan pengambilan swab tenggorokan yang pertama dan yang diikuti pada keesokan harinya untuk yang kedua.

Pemeriksaan terhadap swab tenggorokan yang pertama maupun swab yang kedua diterima dan diketahui hasilnya terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan relatif stabil dan saat ini masih dalam di ruang perawatan isolasi di RS Elisabeth Lubuk Baja Batam.

5. EE

Laki-laki berusia 56,5 tahun, Anggota POLRI, beralamat di kawasan perumahan Anggrek Mas 3 Batam Centre, Taman Baloi, Batam Kota.

EE merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 283 Kota Batam. Yang bersangkutan pada 25 Juli 2020 memeriksakan diri ke UGD RS Awal Bros Batam dengan keluhan demam disertai sesak nafas sejak satu minggu sebelumnya dengan tingkat kesadarannya apatis.

Kemudian oleh dokter pemeriksa dilakukan pemeriksaan secara intensif berupa pemeriksaan laboratorium secara lengkap dan RDT yang hasilnya diperoleh “Non Reaktif” disertai CXR
dengan hasil ;” Pneumonia”.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang diperoleh tersebut dokter
pemeriksa menegakkan Diagnosanya “Respiratory Failure ec. Susp Pmeumonia + Febris H VII + Probable Covid-19” untuk kemudian yang bersangkutan harus dilakukan perawatan di
ruang isolasi ICU dengan terpasang ventilator.

Selanjutnya pada 27 Juli 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan relatif tidak stabil dan saat ini masih ditempatkan di ruang perawatan isolasi ICU rumah sakit Awal Bros guna menjalani perawatan yang intensif untuk menangani gangguan kesehatan yang dialaminya.(*/esa)