batampos.co.id – Direktorat Jenderal Bea Cukai (BC) Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta menangkap Putra Siregar terkait dugaan kepemilikan dan peredaran barang-barang ilegal baru-baru ini.

Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Kehumasan Kanwil Bea Cukai Jakarta, Ricky M. Hanafie, membenarkan penangkapan PS yang juga diketahui merupakan pemilik toko telepon seluler (ponsel) PS Store yang diketahui menjual barang-barang ilegal atau black market (BM) dengan harga yang murah.

PS juga diketahui sudah ditetapkan sebagai tersangka. PS disangkakan dengan dugaan tindak pidana kepabeanan terkait temuan ratusan ponsel ilegal yang diperjualbelikan.

Kendati owner atau pemilik PS Store sudah menjadi tersangka, pantauan di akun-akun Instagram toko PS Store masih terlihat aktivitas penawaran jual beli ponsel-ponsel. Selain itu, PS Store juga tampak masih menyebar giveaway yang biasa mereka lakukan kepada pada followers-nya.

PS Store sendiri diketahui menjadi salah satu toko ponsel yang cukup eksis di jagat maya khususnya Instagram. PS Store juga kerap menggandeng para selebritis, artis Instagram dan YouTuber untuk mengendorse toko mereka dan memberikan beragam giveaway menarik untuk para followersnya.

Akun-akun Instagram PS Store yang tampak masih aktif kendati pemiliknya sudah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan pantauan adalah akun @pst0re yang terlihat memiliki 2,9 juta followers dan @pstore_jakarta dengan 1,7 juta followers.

Mencari akun Instagram resmi PS Store sendiri cukup sulit, salah-salah bisa menemukan akun palsu yang serupa tampak identik. Jika mengetikkan ‘PS Store’ di pencarian Instagram, akan muncul puluhan akun PS Store dari berbagai cabang yang tampak asli.

Dari dua akun yang kami sebutkan di atas, keduanya masih tampak memposting feed Instagram dan Stories baru di akun tersebut. Selain jualan, kedua akun tersebut juga masih mengobral giveaway kepada para followersnya.(jpg)