batampos.co.id – Secara adat Isdianto resmi menjadi Gubernur Kepri dengan sisa masa jabatan enam bulan kedepan setelah menjalani proses tepung tawar oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Selasa (28/7) di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Acara tepung tawar diawali oleh Tengku Husein Saleh Damnah selaku zuriat Melayu Lingga dan ditutup oleh ketua LAM Kepri H Abdul Razak AB dilanjutkan dengan doa.

Disamping itu, yang juga turut memberi tepung tawar adalah Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Makorem 033 Wirapratama Brigjend TNI Harnoto, ketua LAM Tanjungpinang Wan Rafiwar, Hj Aisyah Sani dan Plt Wako Tanjungpinang atau Datok Setia Amanah Hj Rachma.

Tampak hadir juga dalam kesempatan inj Kapolda, Wakapolda, Kajati Kepri, Wadanlantamal IV Kol, Walikota Batam dan Wabub Karimun.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Isdianto, mengatakan bahwa beban yang ia emban diakuinya sangat berat. Namun Isdianto berjanji akan mengemban amanah ini dengan sebaik mungkin. Karena adik mendiang Muhammad Sani ini tidak mau mengecewakan mendiang ibunya yang sudah melahirkan dua pemimpin Kepri.

“Jika dipikir berat, memang berat. Namun amanah ini harus saya emban sebaik-baiknya. Saya akan pertanggungjwabkan dengan baik. Karena saya yakin, ibu saya Hj Tumirah yang telah melahirkan saya dan abang saya almarhum Muhammad Sani sebagai pemimpin Kepri, dia ingin saya berbuat yang terbaik untuk Kepri,” katanya.

Isdianto juga yakin jika Hj Tumirah dan H Muhammad Sani tersenyum menyaksikan momen hari ini. Dan mengharapkan agar dirinya bisa berbuat yang terbaik melanjutkan pembangunan di Kepri.

“Sisa jabatan saya hanya sekitar 6 bulan ini. Diwaktu yang singkat, saya yakin tak bisa berbuat banyak. Apalagi selama menjadi Plt Gubernur masih banyak pekerjaan yang belum bisa saya selesaikan. Makanya, bersama Sekda, OPD dan seluruh masyarakat Kepri, saya mengajak, ayo kita bersama-sama membangun Kepri. Jadilah kita bagian dari sapu lidi,” ujarnya.

Isdianto juga meminta dukungan kepada seluruh Bupati dan Walikotabse Kepri untuk menggesa ketertinggalan dalam mewujudkan pembangunan di Kepri selama ini.

“Pada intinya, jika kita bersama-sama tidak ada pekerjaan yang terasa berat. Saya yakin dan percaya, dengan kebersamaan kita bisa,” katanya.(*/uma)