batampos.co.id – Karyawan dan manajemen Hotel Harmoni One kembali melakukan pertemuan pada Rabu (29/7/2020).

Ketua Serikat Pekerja, Karyawan Hotel Harmoni One,Wahyu Ade Winangun, mengatakan, dalam pertemuan tersebut mereka tetap meminta agar upah para karyawan dapat dibayarkan di atas 50 persen.

“Pertemuan sudah selesai, pihak hotel tidak bisa memenuhi tuntutan kami yaitu meminta gaji tambahan sebesar 20-30 persen,” katanya.

Menurutnya, selama 4 bulan manajemen Hotel Harmoni One hanya sanggup membayarkan 50 persen dari total gaji yang diterima para karyawannya.

Hal itu lanjutnya sangat memberatkan para karyawan ditengah kondisi pandemi Covid-19.

“Kami minta agar gaji kami bisa dibayarkan 80 persen,” tuturnya.

Puluhan karyawan Harmoni One saat melakukan unjuk rasa beberapa waktu lalu. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Karena tidak ada kata sepakat lanjutnya, para karyawan berencana akan kembali menemui manajemen pada Kamis (30/7/2020).

“Sampai saat ini pihak manajemen belum bisa memberikan keputusan, padahal janjinya hari ini akan selesai,” ujarnya.

Kata dia, manajemen bertahan dan hanya sanggup membayar 50 persen gaji mereka.

“Besok adalah pertemuan terakhir kita, seandainya jawaban tetap sama kami akan menyusun rentetan waktu dan akan menyampaikan ke DPRD untuk dijadwal RDP (rapat dengar pendapat, red),” ujarnya.

Karyawan Hotel Harmoni One, Azward, berharap agar pertemuan yang akan digelar esok hari membuahkan hasil yang baik untuk para karyawan.

“Semoga aksi kami yang terakhir ini direspon baik oleh manajemen hotel dan jika┬átidak dipenuhi, kami akan membuat surat ke DPRD Kota Batam,” jelasnya.(nto)