batampos.co.id – Seorang kru kapal tugboat yang sedang bersandar di Pelabuhan PT VME Tanjung sengkuang, Kecamatan Batuampar, Batam, tewas setelah ditikam rekannya pada hari Sabtu (1/8/2020) sekira pukul 03.00 Wib. Peristiwa itu terjadi di Kapal Tugboat ASL Pelican.

Korbannya Erwin Darlis (33) adalah Chief Officer kapal tugboat tersebut. Sementara pelaku berinsial PT, second engineer di kapal tersebut. Kejadian itu berawal saat PT baru saja pulang minum-minum di Pujasera 98 Lubukbaja bersama temannya yang lain. Sekira pukul 03.00 wib korban dan pelaku mengobrol di luar kamar.

Tidak lama kemudian suara korban dan pelaku semakin meninggi dan terjadilah pertengkaran mulut antara korban dan pelaku. Kemudian pelaku naik ke atas kapal dan kembali turun membawa pisau yang digunakan untuk menusuk korban. Korban berusaha melawan pelaku dan lari ke atas kapal.

Namun pelaku tidak berhenti. Ia mengejar korban hingga ke atas kapal dan menusukkan pisau berulang kali ke tubuh korban hingga korban meninggal dunia. “Dia (korban) dibawa ke rumah sakit di Seraya (setelah kejadian). Trus dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Salmiati yang mendapat kabar dari keluarga korban, Sabtu (1/8).

Korban seorang pelaut asal Kombong, Desa Kurrusumanga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Karena itu, jenazah korban dibawa pulang ke kampung halamannya. “Sudah diurus kepulangannya ke kampung, katanya.

Kasus ini sudah ditangani polisi. Selain mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa korban ke rumah sakit, polisi juga sudah mengamankan pelaku dan beberapa barang bukti.(*/uma)