batampos.co.id – Muhammad Afif terjatuh ke badan jalan akibat kain gendongan yang melilit tubuhnya tersangkut di ban kendaraan yang dikendarai oleh ayahnya.

Akibat kejadian tersebut tangan kiri bayi berusia satu tahun itu patah. Salah seorang saksi mata, Ade, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Engku Putri tidak jauh dari Graha Kepri, Batam Centre.

“Saya lihat gendongannya dilepas dan terlilit ban. Kejadinnya hari Minggu kemarin,” ujarnya, Senin (3/8/2020).

Ia menjelaskan, sang ibu yang diketahui bernama Dewi, mengaku kelelahan dan memilih untuk melepas kain gendongan anaknya tersebut.

Muhammad Afif (berbaring) bersama kedua orang tuanya, Dewi dan Rohman saat menjalni perawatan di pengobatan alternatif di Batu Besar, Nongsa. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Kata dia, berdasarkan keterangan Dewi, setelah melepas kain gendongan, Afif lantas didudukan di antara dirinya dan sang suami, Rohman.

Tapi tidak lama kemudian kain gendongan terlilit ban dan menyeret Afif hingga terjatuh di aspal.

“Anaknya jatuh telungkup di aspal wajahnya luka-luka lecet dan memar, terus dahinya juga bengkak dan tangan kirinya patah,” jelasnya.

Ade lantas mengantarkan Afif bersama kedua orang tuanya ke RS Elisabeth Batam Kota untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah dirontgen lanjutnya, dokter menyarankan agar Afif dioperasi. Karena tidak memiliki uang, Afif dibawa kedua orang tuanya ke pengobatan alternatif di Batu Besar.

Mengetahui kedua orang tua Afif yang tidak mampu, Aini, wartawan hmstime.com langsung melakukan pengalangan dana untuk membantu biaya pengobatan.

“Hingga siang tadi dana yang terkumpul Rp 6.950.000 juta dan sudah saya serahkan kepada orang tua Afif,” jelasnya.”(*/esa)