batampos.co.id – Setelah Gubernur Kepri, Isdianto, dinyatakan positif terpapar Covid-19, sebanyak 738 orang yang pernah kontak langsung dengannya diuji swab untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dari klaster pengawal Gubernur Kepri ini.

Pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung menggunakan polymerase chain reaction (PCR) dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang. Umumnya yang melakukan tes swab adalah mereka yang hadir dalam acara syukuran pelantikan Gubernur Provinsi Kepri di Gedung Daerah, beberapa hari lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, menjelaskan, selama lima hari swab test dilakukan, data sementara penambahan kasus positif sebanyak 12 orang. ”Untuk sementara ada penambahan positif 12 orang di Tanjungpinang,” kata Tjetjep, Senin (3/8).

Sebelumnya, ruang isolasi untuk pasien covid-19 di RSUD RAT diinformasikan sudah penuh, sehingga Dinkes Kepri mencarikan alternatif Hotel
Bali Tanjungpinang yang saat ini menggunakan nama Hotel Sunrise City dan gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) sebagai tempat isolasi. ”Sekarang kita gunakan Hotel Bali dan LPMP,” ujarnya.

Selain dua tempat tersebut, juga disediakan alternatif Asrama Haji Tanjungpinang dengan kapasitas 159 orang. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemprov Kepri, Sekda Kepri TS Arif Fadillah, telah mengeluarkan surat edaran untuk aparatur sipil negara (ASN), pegawai tidak tetap (PTT), dan tenaga harian lepas (THL), sebagian besar bekerja drai rumah.(*/jpg)