batampos.co.id – Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri bersama kementerian terkait.

Alasannya adalah banyak stake holder terkait, seperti sekolah hingga orang tua untuk melaksanakan sekolah tatap muka. Pasalnya, anak-anak sendiri pun juga merasa jenuh mengikuti kegiatan belajar mengajar di rumah.

“Banyak usulan juga dari orang tua, secara umum, persekolahan atau stakeholder sekolah, menghendaki kita segera tatap muka dan InsyaAlllah tidak lama lagi SKB akan kita evaluasi,” tutur dia dalam diskusi online, Selasa (4/8).

Meskipun, ada juga yang masih menentang untuk pembukaan sekolah, seperti dari kalangan kesehatan. Maka dari itu, pihaknya akan melakukan evaluasi.

“Jadi, secara umum dari kalangan kesehatan, belum ingin membuka sedangkan dari sekolah, orang tua, peserta didik, ingin segera dibuka. Ini dua hal, dua kutub yang berlawanan, dan kami berusaha mengakomodasi banyak hal yang terkait aspirasi masyarakat tersebut,” jelas dia.

Jumeri pun berharap agar pandemi ini segera mereda, dengan begitu para orang tua pun tidak terbebani dengan harus mengajar anak sambil mengurus pekerjaannya, yang mungkin masih dilakukan di rumah.

“Bapak-ibu guru bisa segera relaksasi juga untuk belajar di sekolah sekaligus iuran-iuran bagi peserta didik bisa lancar sekali. Karena saya tahu persis, kehidupan di sekolah sangat ditentukan oleh keberadaan finansial yang dimiliki sekolah itu,” ungkap dia.(jpg)