batampos.co.id – Gelombang kedua Covid-19 di Kota Batam menjadi pembicaraan hangat di media sosial.

Hal ini dikarenakan jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam kembali melonjak dan saat ini ada 67 orang yang masih dalam perawatan di rumah sakit.

“Saat ini sedang ribut di medsos mengenai gelombang kedua Covid ini dan kita harus siap menghadapinya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pada gelombang pertama Covid-19 datang secara perlahan. Karena saat itu belum memasuki Indonesia.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tetap menerapkan sosial dan physical distancing. Foto diambil beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

“Kalau dunia (pandemi Covid-19,red) Desember sudah mulai dan di kita baru Maret dan arahnya di April dan Mei. Tapi digelombang kedua pasti tidak ada demikian,” tuturnya.

Karena lanjutnya virus tersebut sudah ada di Kota Batam.

“Makanya kalau sekali diserang akan menjadi masalah dan saya titip kepada masyarakat hati-hati dan ikutilah petunjuk protokol kesehatan, supaya kita terlepas dari gelombang kedua ini,” ujarnya.

Meski begitu, ia berharap Covid-19 akan benar-benar berakhir pada gelombang kedua. Sehingga lanjutnya, dunia khususnya wilayah Asia dan Indonesia sudah netral dari Covid-19.(nto)