batampos.co.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Batam diminta untuk menjaga netralitasnya pada Pilkada 2020.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin setelah menghadiri kegiatan kampanye virtual Gerakan Nasional Netralitas ASN melalui video conference yang diselenggarakan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Jefridin mengatakan ada beberapa hal yang dibahas dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya terkait dengan netralitas ASN pada Pilkada 2020 mendatang.

KASN lanjutnya, mengingatkan agar seluruh ASN tetap menjaga netralitas.

Karena sudah ada dasar hukum yang mengatur terkait hal tersebut, termasuk juga sanksinya jika ada yang melanggar.

Ilustrasi ASN Pemko Batam. Foto Diambil beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

“ASN tetap memiliki hak pilih, tapi harus tetap berada di wilayah netralitas saat pemilihan kepala daerah,” katanya, Rabu (5/8/2020).

Ia mengimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Batam agar dapat memperhatikan dan menjalankan aturan yang ada.

Jangan sampai melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan permasalahan atau pelanggaran terkait netralitas ASN.

Para ASN juga diminta untuk lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak melakukan like dan komentar di setiap postingan calon kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada mendatang.

“Apalagi menyebarluaskan, jangan melakukan hal itu. Karena like aja kita di larang,” jelasnya.

Kemudian saat berfoto di setiap kegiatan, baik dalam kegiatan resmi ataupun tidak resmi.

Para ASN lanjutnya, diharapkan juga bisa lebih berhati-hati saat bergaya.

Terutama tangannya jangan menunjukan jempol atau dua jari atau yang lainnya yang berpotensi dapat dikaitkan mendukung salah satu calon.

“Selain itu juga jangan pernah mengumpulkan masa, apalagi ikut kampanye salah satu pasangan calon,” ujarnya.

“Kalau ada acara mau foto cukup ngepal aja tangannya jangan tunjuk lima jari, empat jari atau lainnya,” jelasnya lagi.(*/esa)