batampos.co.id – Dua lokasi yang dijadikan check point percontohan new normal pariwisata di Kecamatan Nongsa terus dilakukan.

Pada Rabu (5/8/2020), Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Pebrialin bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata dan stakeholder jasa pariwisata meninjau lokasi yang akan dijadikan check point tersebut.

Area check point tersebut yaitu Simpang Turi dan Teluk Mata Ikan serta Depan Tering Bay Resort, Nongsa.

Pebrialin mengatakan, peninjauan ini dilakukan dalam rangka persiapan dijadikannya Kawasan Pariwisata Nongsa sebagai percontohan pariwisata normal baru.

“Hari ini bersama beberapa pengusaha jasa pariwisata yang berada di Kawasan Nongsa kita mengecek dua lokasi check point,” katanya.

Ia menjelaskan, dua lokasi check point itu nantinya akan digunakan sebagai area untuk pemeriksaan suhu tubuh dan wajib memakai masker bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang memasuki kawasan wisata Nongsa.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, berbincang dengan stakeholder jasa pariwisata saat meninjau check point percontohan new normal pariwisata di Kecamatan Nongsa. Foto: Disbudpar untuk batampos.co.id

Kata dia, tidak hanya wisatawan, setiap orang termasuk karyawan yang bekerja di kawasan tersebut akan dilakukan pengecekan.

“Kegiatan ini adalah sebagai wujud bahwa Batam siap menerima wisatawan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Program itu lanjutnya untuk membangun kembali image bahwa Batam bekerja sama dengan para pengelola pariwisata telah mempersiapkan diri untuk menerima kunjungan wisatawan.

Ia menambahkan kawasan Nongsa dipilih karena lokasinya yang strategis dan memiliki banyak destinasi menarik serta didukung dengan amenitas yang lengkap.

Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan, di dua lokasi check point itu nantinya akan ditempatkan petugas dari Satpol PP yang akan melakukan tugas pengecekan.

“Diawal pelaksanaannya pasti akan ada kendala atau persoalan yang kita temui, oleh karena itu kita akan melakukan evaluasi setiap dua minggu atau satu bulan sekali,” tegasnya.

Direktur Citra Mas Group, Reggy, mengatakan, kawasan Nongsa dijadikan sebagai percontohan pariwisata normal baru merupakan ide yang baik.

Ia mengatakan, kawasan Nongsa selama ini sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai yang ditetapkan pemerintah.

“Ketika pemerintah mengimbau menjalankan protokol kesehatan, kami di hotel langsung menerapkannya,” tuturnya.

General Manager Tering Bay Golf & Country Club, Enly Yunaeni, sangat mendukung gagasan tersebut.

Karena menurutnya hal ini akan dapat memberikan kepercayaan kepada wisatawan.

“Kami pelaku wisata siap mendukung Pemko Batam menjadikan kawasan Nongsa sebagai kawasan percontohan pariwisata new normal,” ucapnya.

Manager Palm Spring Golf and Country Club Batam, Steven Japari, melaporkan perlengkapan check point di dua lokasi sudah siap. Seperti adanya tenda, pengecek suhu tubuh dan toilet.

“Protokol kesehatan lainnya, seperti tempat mencuci tangan dengan sabun disediakan di masing-masing tempat wisata. Tamu sebelum memasuki lokasi wisata dipersilahkan mencuci tangan terlebih dahulu,” jelasnya.(*/esa)