batampos.co.id – Menjadi perempuan sukses di Batam dengan menyandang banyak jabatan, tak membuat Hj Marlin Agustina lupa terhadap jasa guru-gurunya. Buktinya Kamis (6/8/2020), Marlin berkunjung ke rumah seorang gurunya bernama Yurnalis, 70.

Dulu Yurnalis adalah guru SD Yayasan Bakti Tugas (sekarang menjadi SD 006 Meral), tempat Marlin kecil menimba ilmu. Kunjungan Marlin yang mendadak itu membuat keluarga Yurnalis terharu.

Pertemuan nostalgik ini dilakukan Marlin usai bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Kelurahan Sungaipasir, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, pukul 09.00 WIB.

Dengan diantar beberapa kerabat, Marlin yang asli Baran, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun ini datang ke rumah Yurnalis yang juga berada di Meral.

Tentu saja kunjungan Marlin ini disambut hangat ibu Yurnalis dan keluarga. Pertemuan antara murid dengan guru berlangsung penuh haru dan bahagia. “Tak nyangka akan dikunjungi Marlin,” ujarnya.

Yurnalis menceritakan, dia satu tahun mengajar Marlin saat duduk di kelas 3 SD dulu.

“Saya itu guru dan wali kelasnya, jadi ingat betul. Dulu rambutnya keriting. Sekarang dah lawa (cantik),” pujinya kepada Marlin yang langsung tersipu.

Marlin (kiri) saat bertemu gurunya semasa SD di Meral Karimun, Yurnalis, Kamis (6/8).

Menurut nenek berjilbab ini, Marlin benar-benar anak dari keluarga sederhana. Banyak kesan yang diungkap Yurnalis kepada Marlin.

“Tapi dia tetap rajin sekolah, tidak minder. Saya tidak heran kalau sekarang Marlin ini bisa jadi orang hebat,” ujarnya.

Salah satu kebanggaan lain Yurnalis terhadap Marlin adalah, meski sudah menjadi pejabat penting, Namun tidak pernah melupakan orang-orang yang pernah berjasa dalam hidupnya, termasuk teman-teman sekolahnya.

“Saya benar-benar bangga dan terharu, Marlin tidak lupa sama saya. Saya benar-benar mengucapkan terima kasih sudah mampir,” ujar Yurnalis.

Menjawab hal ini Marlin tersenyum haru. Tak nyangka gurunya masih ingat sedetil itu. “Saya ke sini karena ingat dengan mak saya (ibunda Marlin Hj Raja Hamidah Binti Raja Abdullah), yang sudah dua tahun tak ada,” jelasnya.

Apa hubungannya? “Kalau saya rindu dengan mak saye, saya datang ke sini nak silaturahmi dengan ibu (Yurnalis),” akunya.

Di ujung pertemuan Marlin sempat menggoda ibu gurunya itu. “Awet muda sekali guru kami. Apa rahasianya bu?” tanyanya. “Syukuri saja apa yang ada, InshaAllah berkah,” nasihat Yurnalis. (*/uma)