batampos.co.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutuskan untuk mengusung Rudi-Amsakar pada Pilkada Kota Batam.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) Kota Batam, Syaifudin Fauzi, mengatakan, melalui rekomendasi yang diusulkan DPD, DPW PKS Kepri memutuskan untuk mengusung kembali Rudi-Amsakar di Pilkada Kota Batam.

“Hal ini diputuskan dalam rapat pleno daring bersama pengurus DPP PKS yang dipimpin Presiden PKS, Muhammad Shohibul Iman, Kamis malam (6/7/2020),” ujarnya melalui pernyataan tertulis yang diterima batampos.co.id, Jumat (7/8/2020).

Sebelumnya, kata dia, TPPD PKS Batam dan TPPW DPW PKS Kepri telah merekomendasikan tiga pasangan calon kepala Daerah Kota Batam.

Yaitu pasangan Rudi-Amsakar, Haris Lambey–Bakhtiar dan Ahmad Hijazi–Surya Makmur Nasution pada Pilkada Batam 9 Desember 2020 mendatang.

“Dan tadi malam DPP PKS melalui rapat pleno antara Wilda dan TPPP memutuskan untuk kembali mengusung pasangan Rudi-Amsakar,” ujarnya.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) Kota Batam, Syaifudin Fauzi. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Menurutnya, ada tiga pertimbangan yang mendasari pengambilan keputusan tersebut. Yaitu hasil survei, kepastian dukungan parpol selain PKS dan pemaparan visi dan misi paslon.

“Untuk Pilkada Batam kami mengusung Rudi-Amsakar atau RAMAH jilid 2, karena dilihat dari hasil survei tingkat kepuasan masyarakat baik,” jelasnya.

“Nah kita mengikuti selera masyarakat yang ingin RAMAH memimpin kembali Kota Batam untuk periode berikutnya, Selain itu ada kepastian dukungan partai lain plus visi misi perubahan yang ditawarkannya,” katanya

Keputusan ini, menurutnya merupakan keputusan yang dilalui melalui proses yang cukup panjang.

Dikatakannya sebelum menyampaikan rekomendasi ke DPP, pihaknya telah berkomunikasi dengan para tokoh masyarakat, pimpinan parpol dan para calon kepala daerah yang berencana maju dalam Pilwako Kota Batam.

Sementara itu terkait SK, pihaknya akan segera menyerahkannya kepada pasangan RAMAH dalam waktu dekat.

“Seperti Pilkada tahun sebelumnya kita berkoalisi dengan partai yang berbeda di tiap levelnya dan tidak masalah, karena memang masyarakat juga sangat tergantung dengan figur yang kita usung,” jelasnya.

“Dan kami sebagai pengurus juga kader daerah akan patuh dan mendukung apapun yang telah diputuskan oleh pimpinan pusat,” tutupnya.(*/esa)