batampos.co.id – Dokter HM Syamsu Rizal bin Moenif Ahmadi, yang sehari-hari bertugas di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona (Covid-19). Ia meninggal di ruang ICU Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, Sabtu (8/8) sekitar pukul 22.33 WIB.

”Iya benar, pasien (dr HM Syamsu Rizal, red) meninggal tadi malam (Sabtu, 8/8, red),” kata Didi Kusmarjadi, Kepala Dinas Kesehata (Dinkes) Kota Batam, Minggu (9/8).

Didi mengatakan, di Batam, dokter berusia 49 tahun itu terdaftar sebagai pasien Covid-19 nomor 338. ASN-NAKES RS Provinsi Kepri ini kondisinya tidak stabil saat dirawat. Bahkan, keadaanya semakin memburuk.

”Untuk hasil swab tenggorokannya terkonfirmasi positif pada 4 Agustus lalu. Sedangkan untuk pemulasaran jenazah tetap berdasarkan protokol kesehatan Covid-19,” ujar Didi.

Sebelumnya, dokter yang dikenal aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan dan organisasi Islam itu, pada 2 Agustus datang berobat di UGD RS Awal Bros Batam dengan keluhan demam, batuk, dan pilek, disertai sesak napas sejak 31 Juli.

Pasien diketahui baru tiba di Batam dari Surabaya, Jawa Timur. Sesuai dengan keluhannya tersebut, dokter melakukan pemeriksaan secara intensif dengan pemeriksaan laboratorium dan RDT yang hasilnya diperoleh IgG dan IgM Non Reaktif.

Kemudian dilanjutkan pemeriksaan rontgen thorak dengan kesan pneumonia. Berdasarkan hasil pemeriksaannya tersebut, dokter menegakkan diagnosis pneumonia + probable Covid-19. Pasien ini menjalani rawat inap di ruang isolasi rumah sakit tersebut.

Selanjutnya, 3-4 Agustus dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pertama dan kedua yang hasilnya diterima dan diketahui pada 4 Agustus dengan terkonfirmasi positif.

Dari awal perawatan kondisinya kurang stabil dan telah dilakukan tindakan intubasi serta terpasang ventilator di ruang perawatan ICU isolasi RSAB Batam. ”Kondisi terus turun, dan petugas medis sudah melakukan yang terbaik,” kata Didi.

Dengan penambahan kasus ini, total pasien Covid-19 yang meninggal untuk Kota Batam menjadi 20 kasus. Kepergian dr M Syamsurizal juga membuat umat Islam Kepri berduka. Semasa hidupnya, selain bergabung di beberapa organisasi Islam, ia juga menjabat Direktur Rumah Sehat Baznas (RSB) Kota Batam. Ia juga selalu aktif menggelar kegiatan khitanan massal.(*/jpg)