batampos.co.id – Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, Erry Syahrial, mengatakan, anak yang terinfeksi Covid-19 terus meningkat. Hingga saat ini, anak di Batam yang terinfeksi mencapai 15 persen.

”Tidak hanya di Batam, dan Kepri. Dari data KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) juga rata-rata di Indonesia meningkat,” ujarnya, kemarin.

Erry menjelaskan, anak-anak memang rentan tertular Covid-19. Sebab, dari hasil penelitian WHO, anak lebih banyak membawa virus Sars CoV-2 di saluran pernafasan. ”Maka pemerintah perlu pertimbangan lagi untuk membuka sekolah atau belajar tatap muka saat ini,” tegasnya.

Dia menjelaskan, dari data Satuan Tugas Penanganan Covid 19 pekan lalu, proporsi anak dari usia 0-5 tahun yang terkena Covid-19 mencapai 2,3 persen, kemudian usia 6-18 tahun 6,8 persen. Untuk angka kematian, anak di bawah umur 1 tahun sebesar 4 persen dan anak usia 1-18 tahun sebesar 1 persen.

”Artinya tingkat penularan dan kematian masih tinggi. Untuk di Batam, kita masih mengumpulkan datanya, karena ada kasus terbaru,” jelasnya.

Erry menambahkan, untuk mencegah penularan terhadap anak ini, diperlukan peran orangtua. Seperti membatasi aktivitas anak di luar rumah, memberi pemahaman tentang Covid-19, serta mewajibkan mematuhi protokol kesehatan.

”Apalagi sekarang anak-anak lebih banyak di rumah dan hanya bertemu dengan orangtua. Jadi peran orangtua sangat besar,” tutupnya. (*/jpg)