batampos.co.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa pihaknya tengah membenahi permasalahan infrastruktur dalam penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Salah satunya terkait paket data.

Nadiem mengatakan, saat ini tengah bernegosiasi dengan salah satu provider telekomunikasi untuk memberikan kemudahan paket data. Pasalnya, dibandingkan jaringan, masyarakat mayoritas kesulitan terkait hal paket data.

“Kita akan dorong terus untuk membantu dalam segi paket data dan kita juga sedang berdiskusi dengan operator telekomunikasi untuk membantu PJJ. Saya nggak bisa berjanji apapun, tapi itu yang kita perjuangkan,” terang Nadiem dalam Webinar, Rabu (12/8).

Untuk teknologi sendiri merupakan alat bantu saja. Menurut Nadiem, pembukaan sekolah merupakan langkah tepat dengan menimbang dampak terhadap pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

“Pemanfaatan teknologi adalah alat bantu untuk manusia bisa lebih baik lagi dalam melakukan sesuatu, teknologi hanya meningkatkan kapabilitas dari guru dan kepala sekolah untuk mengikuti apa yang harus dilakukan (diajarkan) kepada anak-anak,” tambah dia.

Selain itu, alasan pembukaan sekolah di zona kuning adalah edukasi secara personal diperlukan oleh para peserta didik. Apalagi bagi anak-anak kecil yang membutuhkan pembelajaran dari orang dewasa atau guru yang memberikan pelajaran.

“Banyak riset mengatakan bahwa interaksi itu membangun koneksi dalam otak anak, itu bisa memunculkan emosional anak yang merupakan kunci untuk pembelajaran lebih lanjut, seperti saya bisa lebih baik lagi, saya akan lebih banyak belajar. Itu di barat mindset-nya seperti itu,” imbuh Nadiem.(jpg)