batampos.co.id – Indonesia akan memperingati HUT Kemerdekaan ke-75 tahun. Tradisinya, setiap 17 Agustus, Istana presiden menggelar upacara bendera, sebagai peringatan hari kemerdekaan Indonesia ini, pada Senin (17/8) mendatang.

Setidaknya ada delapan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara peringatan penaikkan dan penurunan Bendera Pusaka Merah Putih. Mereka semuanya sudah dikukuhkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di ‎Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (13/8).

“Dengan memohon ridho Allah Yang Maha Kuasa, pada hari ini saya mengukuhkan saudara-saudari sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2020,” ujar Presiden Jokowi, Kamis (13/8).

Kepala negara ini juga meminta para gubernur di 34 provinsi di Indonesia juga mengukuhkan para anggota Paskibraka untuk melakukan tugasnya dalam memperingati HUT RI ke-75 ini di daerahnya masing-masing.

“Selanjutnya kepada para Gubernur di 34 provinsi saya persilakan mengukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka yang bertugas di provinsi masing-masing,” katanya.

Presiden Jokowi saat mengukuhkan 60 Anggota Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan bendera di Istana Kepresidenan. (Biro Pres)

Presiden Jokowi berharap peringatan HUT RI ke-75 ini bisa berjalan dengan lancar. Mengingat baru pertama kalinya peringatan akbar ini dilakukan di saat Indonesia menghadapi pandemi virus Korona atau Covid-19 di tanah air.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara ini,” ungkapnya.

Diketahui, ‎pada tahun-tahun sebelumnya setidaknya ada 68 anggota Paskibraka yang bertugas di Istana Kepresidenan.‎ Namun, akibat pandemi Covid-19, tahun ini jumlahnya dikurangi 60 orang. Sehingga totalnya hanya delapan anggota saja.

Tiga anggota pengibar bendera akan betugas untuk upacara kenaikan bendera pada pagi hari. Sementara tiga anggota lainnya untuk upacara penurunan di sore harinya. Sisanya dua anggota adalah cadangan.

Delapan orang tersebut diambil dari anggota Paskibraka yang menjadi cadangan pada 2019. Mereka adalah, Indrian Puspita Rahmadhani (SMAN 1 Bireuen NAD), I Gusti Agung Bagus Kade Sangga Eirav Adhita (SMAN 1 Mendoyo Bali), Sudrajat Prawijaya (SMAN 4 Rejang Lebong Bengkulu).

Kemudian, Muhammad Arief Wijaya (SMAN 2 Kendari Sultra), Muhammad Asri Maulana (SMAN 1 Kandangan Kab HSS Kalsel), Sylvia Kartika Putri (SMA Sawasta Kartika 1-4 Pematang Siantar Sumut), Dhea Lukita Andriana (SMAN 1 Ngunut Tulungagung Jatim) dan Muhammad Adzan (MAN 2 Kota Bima NTB).(jpg)