batampos.co.id – Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mengumumkan penambahan jumlah pasien Covid-19 pada Kamis (13/8/2020).

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya, mengatakan, data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing di Kota Batam.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini adalah 3 orang warga Kota Batam. Terdiri dari 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan,” jelasnya.

Berikut ini riwayat perjalanan penyakit ketiga pasien Covid-19 tersebut:

1. I

Laki-laki usia 45 tahun, karyawan swasta, beralamat di kawasan
perumahan Jalan Teuku Umar Pelita, Lubuk Baja.

I merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 372 Kota Batam. I pada
7 Agustus 2020 datang berobat ke RS Budi Kemuliaan Batam dengan keluhan nyeri ulu hati, perut terasa kembung, mual dan muntah sejak beberapa hari yang lalu disertai dengan batuk.

Sesuai dengan keluhannya tersebut dokter melakukan pemeriksaan secara intensif dengan melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya IgMNon Reaktif”.

Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan Rontgen Thorax yang diperoleh kesan “Pneumonia”. Sesuai dengan hasil pemeriksaannya tersebut kepada yang bersangkutan ditegakkan diagnosa “Pneumonia +Gastritis akut + Susp, Covid-19”.

Dengan kondisi demikian yang bersangkutan harus menjalani perawatan di ruang isolasi Cendana guna penanganan kesehatannya lebih lanjut.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Kamis (13/8/2020).

Kemudian pada 8 Agustus 2020 dilakukan pemeriksaan swab
tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil tanpa adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan saat ini masih dalam ruang perawatan isolasi/karantina rumah sakit ini guna penanganan kesehatannya lebih lanjut.

2. A

Laki-laki berusia 46 tahun, Karyawan Swasta, beralamat di perumahan Villa Hang Lekir, Batam Kota.

A merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 373 Kota Batam. A pada 7 Agustus 2020 datang berobat ke RS St. Elisabeth Batam Kota dengan keluhan demam yang naik turun sejak seminggu sebelumnya disertai dengan batuk kering dan mual.

Sesuai dengan hasil pemeriksaannya tersebut maka kepada yang bersangkutan ditegakkan Diagnosis “Pneumonia + Susp. Covid-19”.

Perlu diketahui bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat
penyakit (Comorbid) Hipertensi yang selanjutnya harus menjalani rawat inap di ruang isolasi Damianus RS St. Elisabeth Batam Kota.

Sesuai dengan penegakkan diagnosanya maka dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui Terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil tanpa adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan saat ini masih dalam ruang perawatan isolasi/karantina rumah sakit ini guna penanganan kesehatannya lebih lanjut.

3. MAP

Perempuan berusia 28 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan Bengkong Abadi, Bengkong.

MAP merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 374 Kota Batam. MAP merupakan ibu kandung dari Terkonfirmasi Positif Nomor. 353 yang saat ini masih dalam perawatan.

Sehubungan penyelidikan Epidemiologi (PE) Contact Tracing terhadap kontak erat dari terkonfirmasi anaknya tersebut dan mengingat yang bersangkutan diketahui selama ini
terus mendampingi anaknya pada saat dalam perawatan di ruang isolasi maka pada 8 Agustus 2020 bertempat di RS St. Elisabeth Batan Kota dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui Terkonfirmasi “Positif”.

Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi/karantina pada RS St. Elisabeth Batam Kota dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan relatif stabil.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sebanyak 374 orang.

Dari jumlah tersebut 294 orang dinyatakan sembuh, 22 orang meninggal dunia dan 58 orang masih dalam perawatan.(*/esa)