batampos.co.id – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2020. Ada 15 perguruan tinggi teratas yang dianggap memiliki kinerja kualitas yang baik.

Direktur Jenderal (Dirjen) Dikti Nizam menjelaskan bahwa klasterisasi merupakan upaya pihaknya dalam melakukan pemetaan atas kinerja perguruan tinggi akademik Indonesia yang berada di bawah binaan Kemendikbud. Nizam pun menegaskan, klasterisasi ini bukanlah pemeringkatan. Namun pengelompokan perguruan tinggi sesuai dengan level perkembangannya.

“Klasterisasi ini jangan disalah maknai sebagai pemeringkatan. Klasterisasi perguruan tinggi berfungsi untuk menyediakan informasi kepada masyarakat umum tentang kualitas kinerja perguruan tinggi di Indonesia,” ujar Nizam dalam keterangan tertulis, Rabu (18/8).

Sehingga, tujuan utama klasterisasi adalah untuk menyediakan landasan bagi pengembangan kebijakan pembangunan, pembinaan perguruan tinggi serta untuk mendorong perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Untuk menentukan klasterisasi, Kemendikbud menggunakan data-data yang sahih dan siap guna sesuai dengan karakteristik. Seperti data yang langsung dapat digunakan, yaitu data yang dilaporkan secara rutin oleh perguruan tinggi ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti). Lalu data hasil penilaian kinerja perguruan tinggi yang telah dilaksanakan oleh unit kerja di lingkungan Ditjen Dikti akan tetapi belum tersajikan di dalam PD Dikti.

Selain itu menggunakan data yang belum tercakup dalam PD Dikti, tetapi dikumpulkan secara terstruktur oleh unit kerja dan sangat relevan dengan klasterisasi. Dan terakhir, data dari luar PD Dikti yang relatif telah mapan dan siap digunakan untuk mengukur kinerja perguruan tinggi.

“Dari hasil analisis terhadap data-data dari 2.136 perguruan tinggi yang tersedia maka diperoleh hasil klasterisasi perguruan tinggi tahun 2020,” terangnya.

Terdapat lima klaster perguruan tinggi berdasarkan aspek utama dan indikator penunjang. Untuk komposisi klaster 1 berjumlah 15 perguruan tinggi, klaster 2 berjumlah 34 perguruan tinggi, klaster 3 berjumlah 97 perguruan tinggi, klaster 4 berjumlah 400 perguruan tinggi, dan klaster 5 berjumlah 1.590 perguruan tinggi.

Berikut, inilah daftar 15 Perguruan Tinggi Klaster 1 Kemendikbud, antara lain:

1. Institut Pertanian Bogor
Skor: 3.648
2. Universitas Indonesia
Skor: 3.414
3. Universitas Gadjah Mada
Skor: 3.315
4. Universitas Airlangga
Skor: 3.299
5. Institut Teknologi Bandung
Skor: 3.275
6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Skor: 3.218
7. Universitas Hasanuddin
Skor: 3.161
8. Universitas Brawijaya
Skor: 3.161
9. Universitas Diponegoro
Skor: 3.111
10. Universitas Padjajaran
Skor: 3.007
11. Universitas Sebelas Maret
Skor: 2.930
12. Universitas Negeri Yogyakarta
Skor: 2.908
13. Universitas Andalas
Skor: 2.860
14. Universitas Sumatera Utara
Skor: 2.792
15. Universitas Negeri Malang
Skor: 2.747
(jpg)