batampos.co.id – Jembatan Barelang adalah salah satu karya almarhum Presiden Ketiga RI BJ Habibie, saat dipercaya menjadi Kepala Otorita Batam.

Bahkan Jembatan 1 Barelang menjadi ikon pertama di Kota Batam dan menjadi daya tarik bagi setiap wisatawan nusantara dan mancanegara.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, Jembatan 1 Barelang menghubungkan Pulau Batam-Tonton dengan tipe cable stayed dengan bentang terpanjang yang dirancang dan dibangun di Indonesia pada saat itu.

“Bagian utama dan yang paling menonjol dari jembatan tersebut adalah struktrur pilon yang mempunyai ketinggian 119,744 dan lebar maksimum pada bagian dasar 34,3 meter,” jelasnya, Selasa (18/8/2020).

Sementara lantai kendaraan jembatan lanjutnya, merupakan konstruksi beton prategang yang ditopag oleh 56 pasang atau total 112 buah kabel yang dianker pada bagian atas pilon dan balok tepi.

“Jembatan 1 ini memiliki total panjang 642 meter, dengan panjang bentang utama 350 meter,” tuturnya.

Jembatan Batam Rempang Galang (Barelang). Jembatan ini menjadi jembatan penghubung Batam dengan kawasan Rempang dan Galang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Jembatan 1 Barelang kata dia, memiliki Ruang bebas vertikal 38 meter, lebar perkerasan jalan 2×6,35 meter, terdiri dari dua jalur dan empat lajur, serta memiliki lebar trotoar 1,8 meter dan lebar jembatan 21,5 meter serta tipe pondasi bored pile 120.

“Data teknis lain menunjukkan bahwa jembatan 1 Barelang memiliki panjang bentang utama 160 meter dengan ruang bebas vertikal 15 meter dari permukaan laut,” jelasnya.

Dendi menjelaskan, lebar perkerasan jalan adalah 2×6,6 meter dengan dua jalur dan empat lajur.

“Kontraktor pelaksana adalah PT Hutama karya dan subkontraktor yang terdiri dari dua perusahaan, yaitu PT Ballast Indonesia dan PT VSL Indonesia,” katanya.

Sedangkan manajemen kontruksinya dikerjakan oleh PT Profes Cipta Wahana Teknik.

“Sesuai dengan perencanaan Masterplan Barelang, Pulau Tonton akan dikembangkan sebagai kawasan pariwisata,” paparnya.

Ia melanjutkan, nama Raja Haji Teungku Fisabilillah diabadikan sebagai nama Jembatan 1.

“Ia adalah Raja yang Dipertuan Muda Riau-Lingga-Johor-Pahang IV,” katanya.(esa/adv)