batampos.co.id – Pemko Batam akan mengucurkan dana guna mendukung dan memotivasi warga binaan di Lapas Klas II A Batam untuk terus berkreasi menghasilkan kerajinan tangan yang memiliki nilai jual.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, selama dibina di Lapas para warga binaan dapat mengembangkan keterampilan masing-masing sehingga lebih berdaya guna.

“Melalui tangan terampil mereka (warga binaan,red) akan ada kerajinan-kerajinan. Mereka membuat, bantuan (dana,red) kita bisa kucurkan ke sini dan secara aturan boleh,” ujarnya saat acara pemberian remisi di Lapas tersebut, Senin (17/8/2020).

Ia mengaku terkesan mendapatkan cenderamata berupa kerajinan tangan para warga binaan Lapas Klas II A Batam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kiri) menerima cenderamata dari Kepala Lapas Klas II A Batam, Misbahuddin. Kerajinan tangan berupa miniatur kapal tersebut adalah hasil dari kreativitas warga Binaan Lapas Klas II A Batam. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Diberi cinderamata tadi, saya berpikir kenapa keterampilan mereka (warga binaan,red) tidak kita kembangkan,” ucap Rudi.

Kepala Lapas Klas II A Batam, Misbahuddin, mengatakan, selain pembinaan secara keagamaan, para warga binaan juga dibina terkait keterampilan.

Bahkan sudah banyak kreasi kerajinan yang sudah dihasilkan warga binaan.

“Hand craft banyak, seperti miniatur kapal seperti yang diberikan kepada pak wali. Banyak lagi, bahkan yang keterampilan berusaha kami bina, seperti laundry,” kata dia.

Selain itu kata dia, di Lapas Klas II A Batam menyediakan galeri khusus untuk menampung keterampilan yang dihasilkan warga binaan.

Terkait rencana bantuan dari Pemko Batam, ia menyambut baik perihal tersebut.

“Tadi sudah langsung komunikasi dengan assisten I Pemko Batam, pak Yusfa (Yusfa Hendri,red),” katanya.(*/esa)