batampos.co.id – Sejumlah warga Piabung, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas yang dikenal sebagai salah satu lokasi pengolahan dan penghasil ikan teri masih melakukannya secara tradisonal.

Tarmizi, 60 tahun, salah satu warga Piabung mengatakan dirinya mengambil ikan teri dari pemilik bagan. Kemudian pihaknya melakukan pengolahan ikan teri.

“Jika cuaca panas, ikan teri bisa kering hanya membutuhkan waktu tiga jam. Namun jika saat hujan, tiga sampai empat hari bisa kering,” sebutnya, Senin (17/8/2020).

Ia mengatakan lokasi dan peralatan pengolahan ikan teri harus tetap diperhatikan kebersihannya. Hal tersebut agar diperoleh ikan teri yang berkualitas dan bermutu tinggi.

Lanjut dia lagi mengungkapkan ia telah menekuni pekerjaaan sebagai pengolah ikan teri sudah sangat lama. “Pekerjaan ini yang saya tekuni sampai saat ini, untuk memenuhi kebutuhan kelangsungan hidup,” ungkap pria berlanjut usia itu.

Berdasarkan pantauan Batampos Online di Piabung, diketahui bahwa pengolahan ikan teri yang dilakukan penduduk itu masih sederhana dan terbatas yaitu secara tradisional dengan sistem pengeringan terbuka.(fai)