batampos.co.id – Sebanyak 50 orang pengurus Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Tanjungpinang periode 2020-2025 dilantik. Dengan pelantikan pengurus baru itu diharapkan mampu membangkitkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Tanjungpinang.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang, Marzul Hendri berpesan agar pengurus Kadin Tanjungpinang bisa bekerjasama dengan Pemko Tanjungpinang dalam membangun UMKM di Tanjungpinang.

Dalam waktu dekat akan mengadakan audiensi terkait strategi membangun ekonomi masyarakat ke depannya.

“Contohnya pengkemasan oleh-oleh khas Tanjungpinang otak-otak yang saat ini masih standar dan sulit untuk dibawa keluar daerah,” kata Marzul, Selasa (18/8).

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang, Marzul Hendri foto bersama dengan Ketua Kadin Tanjungpinang, Muhamad Yunus dan jajaran pengurus lainnya, Selasa (18/8). (F.Peri Irawan / Batam Pos)

Intinya dengan kepengurusan Kadin Kota Tanjungpinang itu, kata Marzul bisa mendoring UMKM yang ada di Tanjungpinang, meningkatkan sinergitas kerjasama dengan Pemko Tanjungpinang. “Akan diberikan pelatihan juga nantinya kepada pelaku UMKM,”ujarnya.

Sementara itu Ketua Kadin Tanjungpinang, Muhamad Yunus menjelaskan usai pelantikan itu pihaknya akan mendorong dan meningkatkan kelas ekonomi kerakyatan di Tanjungpinang, meningkatkan kualitas UMKM yang selama ini masih harus diperbaiki.

“Serta membuat peluang usaha lain bagi pelaku UMKM,” kata Yunus.

Dalam peningkatan ekonomi kerakyatan itu pihaknya akan bekerjasama dengan Pemko Tanjungpinang, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan audiensi dengan Pemko Tanjungpinang dan pihak terkait lainnya seperti Bank untuk bisa membantu pelaku usaha yang dibina oleh Kadin. “Bisa membantu pelaku usaha melalui dana KUR (Kredit Usaha Rakyat),” ujarnya.

Tidak hanya itu, Kadin juga akan membentuk kelompok usaha ekonomi kreatif Tanjungpinang agar bisa berkomunikasi dan memberikan peluang serta terobosan baru.

“Tahun pertama usai pelantikan ini kita akan data pelaku UMKM karena prioritas dari pusat memang untuk UMKM,” sebut Yunus.(*/raw/jpg)