batampos.co.id – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud Nizam mengupayakan untuk membantu perangkat pembelajaran mahasiswa di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) mengakses pembelajaraan jarak jauh.

Nizam menyampaikan, untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, pihaknya telah melakukan berbagai koordinasi dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait penyediaan akses layanan internet maupun penyediaan platform pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring.

“Kami upayakan berbagai bentuk dukungan sebagai upaya menyukseskan pelaksanaan pembelajaran daring dengan menjalin kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak antara lain Kementerian Kominfo, penyedia jasa internet serta content providers nasional maupun internasional serta menyiapkan platform pembelajaran (learning management system) yang dapat digunakan secara gratis oleh perguruan tinggi,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8).

Terkait daerah 3T, Nizam menjelaskan untuk berupaya berbagai dukungan antara lain dengan melakukan sinergi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo untuk penyediaan infrastruktur dan layanan akses internet di daerah 3T.

Selain itu, dia juga sedang berupaya memberikan bantuan kepada mahasiswa di daerah 3T berupa pulsa untuk akses pembelajaran daring dan perangkat pembelajaran berupa tablet.

Lebih lanjut Nizam menjelaskan upaya Ditjen Dikti untuk mempersiapkan kapasitas dosen dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Berbagai pelatihan dan modul pembelajaran telah disiapkan untuk digunakan dalam pembelajaran daring tahun akademik 2020/2021.

“Selama masa libur semester ini kami mempersiapkan berbagai pelatihan dan modul untuk dosen agar pembelajaran daring semester yang akan datang bisa berjalan lebih baik. Pelatihan yang berakhir pada 14 Agustus lalu diikuti lebih dari 100.000 dosen dan mahasiswa,” jelasnya. (*/jpg)