Infografis aliibenk/batampos.co.id

Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dipusatkan di Bengkong Sadai akan menghasilkan air baku baru untuk Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, IPAL merupakan solusi untuk ketersediaan air bersih di Kota Batam.

“Limbah domestik yang diolah di IPAL memiliki mutu baku yang baik bagi lingkungan dan dapat digunakan kembali sebagai air baku,” jelasnya.

Ia menjelaskan, IPAL mampu menghasilkan air baku 230 liter per detik. Sehingga dapat membantu mengatasi krisis air baku.

Selain itu lanjutnya, IPAL dapat menjaga kualitas air baku waduk dari limbah domestik dan mengurangi menjamurnya eceng gondok, serta akan mendukung pelayanan dan keandalan sistem pengelolaan air minum (SPAM) di Kota Batam.(esa/adv)