batampos.co.id – Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Marganda Pandapotan, mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran yang terjadi di PT De Hong
Paper Industry yang terletak di kawasan industri, Executive Industrial Park di Batam Center.

Dilansir dari Harian Batam Pos Untuk mencari tahu penyebabnya, polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) selama dua hari.

”Besok (hari ini,red) terakhir olah TKP bersama Puslabfor. Nanti baru bisa disimpulkan penyebabnya,” ujar Marganda, Jumat (21/8/2020) siang.

Dia menjelaskan, olah TKP hari pertama, pemeriksaan dilakukan terhadap barang barang yang mudah terbakar.

Kebakaran yang terjadi di PT De Hong Paper Industry yang berada di kawasan industri Executive Batam Kota. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Kemudian, hari kedua, polisi memeriksa gudang yang diduga jadi sumber api.

”Hari kedua kita ke gudangnya. Karena dugaan dari situ asal api,” katanya.

Marganda menjelaskan, api menghanguskan 95 persen bangunan atau gudang seluas 48×60 meter tersebut.

Untuk kerugian, diperkirakan mencapai miliaran Rupiah.

”Kerugian pastinya dari pihak perusahaan,” tegasya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT De Hong Paper Industry terbakar, Rabu (19/8) malam sekitar pukul 20.15 WIB.

Api baru bisa dipadamkan setelah 6 jam. Untuk menjinakkan api, 16 mobil pemadam kebakaran diturunkan.

Mobil tersebut terdiri dari 7 unit mobil pemadam dari Pemko Batam, 4 unit BP Batam, 2 unit Armoured Water Cannon (AWC) Polresta Barelang, dan 3 unit AWC Polda Kepri.(jpg)