batampos.co.id – Acara Funbike New Normal Batam Pos yang digelar Sabtu (22/8) berhasil menghadirkan perasaan bahagia di kalangan peserta. Bahkan, acara puncak ulang tahun ke-22 Batam Pos tersebut, juga berhasil menyatukan sejumlah tokoh masyarakat dalam satu harmoni.

Sedikitnya 22 tokoh dari berbagai latar belakang hadir melepas peserta dalam lima tahap. Mereka kompak bersama-sama mengangkat bendera start di setiap kelompok peserta.

Peserta memang dilepas bertahap sebagai bagian dari protokol kesehatan, mengingat event ini digelar masih dalam pandemi Covid-19.

Tokoh-tokoh yang hadir antara lain;

Asman Abnur (mantan Menteri PAN-RB, anggota DPR RI),

Irjen Pol Aris Budiman (Kapolda Kepri),

Ansar Ahmad (Anggota DPR RI/Calon Gubernur Kepri),

Apri Sujadi (Bupati Bintan),

Asmin Patros (Anggota DPRD Kepri),

Amat Tantoso (Pengusaha Valas),

Eddy Hussy (Pengusaha/Ketua PSMTI Kepri),

Jumaga Nadeak (Ketua DPRD Kepri),

Marlin Agustina (Calon Wagub Kepri),

Muhammad Rudi (Wali Kota Batam/Kepala BP Batam),

Nuryanto (Ketua DPRD Batam),

Randy Tan (Pengusaha/Ketua PSMTI Batam),

Suryani (Anggota DPRD Kepri/Calon Wagub Kepri),

Soerya Respationo (mantan Wagub/Calon Gubernur Kepri).

Kemudian hadir juga, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto (Kapolresta Barelang), Adi Sutono (Branch Manager Indomaret), Chawari Ata Nasrulloh (Branch Manager BTN Syariah), Jefridin (Sekda Kota Batam), Lagat Siadari (Ombudsman Kepri), Wisnu (Area Manager Bank Mandiri), Riza Novian (Branch Manager Bukopin Cabang Batam), Henri Octo Halomoan (Sales Supervisor Astra Daihatsu Batam), Yan Patmos (Kepala Rutan Batam), Surya Makmur Nasution (mantan anggota DPRD Kepri), dan sejumlah tokoh lainnya.

Kekompakan itu tak hanya saat melepas peserta funbike, tapi juga setelah pelepasan. Sebagian besar para tokoh masih bertahan dan berbincang hangat di lokasi acara di ruas Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Graha Pena Batam.

Mereka duduk melingkar bercengkerama satu sama lain. Termasuk mereka yang bakal bersaing di Pilkada Kepri dan Batam.

Sua­sana benar-benar cair dan pe­nuh canda tawa. Sebuah pemandangan yang jarang terjadi. Diah, Master of Ceremony (MC) yang tampil energik yang sudah mengenal tokoh-tokoh itu pun beraksi membuat suasana makin cair.

Direktur Batam Pos, Socrates, bersama para tokoh di Provinsi Kepri melepas peserta funbike New Normal yang digelar Batam Pos. Foto: Batam Pos

Dia meminta komentar masing-masing tokoh secara bergantian. Baik seputar acara Funbike New Normal yang digelar di puncak perayaan HUT ke-22 Batam Pos, maupun seputar kondisi pandemi Covid-19, kondisi ekonomi Batam, hingga persoalan politik.

Soerya Respationo yang diminta pertama memberikan komentar terkait kegiatan funbike yang dilepas 22 tokoh itu, mengungkapkan, kegiatan ini sangat bagus buat Batam ke depan.

Sebab, menghadirkan tokoh-tokoh Batam yang meski memiliki latar bekakang yang berbeda, namun punya tanggung jawab sama untuk memajukan Batam.

”Kegiatan ini sangat bagus. Karena mampu menyatukan perbedaan dalam harmoni kebersamaan,” ungkap pria yang akrab disapa Romo ini.

Kemudian giliran Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang duduk persis di samping kanan Soerya.

Ia berterima kasih kepada Batam Pos yang berani menggelar acara tersebut di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

”Terima kasih Batam Pos. Dengan kebersamaan ini, Batam bisa semakin maju,” tuturnya.
Ia kemudian bercerita sedikit mengenai penanganan Covid-19 dan menyampaikan sejumlah kabar gembira.

”Covid-19 memang saat ini meningkat, namun bukan dari klaster luar, tapi dari dalam. Tapi kabar dari pemerintah pusat, vaksin sudah diuji coba dan tak lama lagi siap digunakan,” paparnya.

Ia juga mengatakan, kegigihan semua pihak di Batam dalam berperan aktif menangani Covid-19, mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), berupa suntikan dana sebesar Rp 14,8 miliar.

Rudi mengakui, penghargaan itu juga tak terlepas dari peran semua pihak, termasuk Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Batam dan Kepri, Asosiasi Pengusaha (Apindo) Batam dan Kepri, dan berbagai kalangan yang tak dapat disebutkan satu per satu.

”Kalau bisa bantuannya ditambah lagi,” ujar Rudi sambil melirik ke Ketua PSMTI Kepri Eddy Hussy dan Ketua PSMTI Batam, Randy Tan.

Selanjutnya, giliran pengusaha properti yang juga ketua PSMTI Kepri, Eddy Hussy yang bicara.

”Terima kasih Batam Pos. Luar biasa, ini terobosan baru. Kegiatan ini menjadi gambaran masyarakat agar tak perlu terlalu khawatir menggelar kegiatan asal tetap menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mampu menjaga diri dengan tetap patuh pada protokol kesehatan. Ia juga kagum dengan kekompakan para tokoh.

”Kami sangat perhatikan kesehatan masyarakat Batam. Mari saling bantu agar target pemerintah bisa tercapai. Pokoknya sampai selesai Covid-19 ini,” ujarnya.

Ia juga bersyukur pemerintah pusat yang bekerja sama dengan berbagai pihak mulai memproduksi vaksin. Ia berharap Batam bisa segera mendapatkan jatah vaksin, sehingga Batam bisa lepas dari Covid-19.

”Pengusaha dan semuanya, mari sama-sama jaga dan majukan Batam,” tuturnya.

Kemudian, Ansar Ahmad, anggota DPR RI yang juga mantan Bupati Bintan, sekaligus tokoh Golkar juga berkomentar.

Baginya, berkumpulnya tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang profesi dan pilihan politik, merupakan pertanda baik buat Batam dan Kepri.

”Saya kira ini pertanda baik karena semuanya kompak menjalin kebersamaan. Ini merupakan energi dari Batam Pos itu sendiri (menyatukan para tokoh, red),” ungkapnya.
Ia kemudian mengingatkan bahwa kunci untuk memulihkan perekonomian Kepri yakni dengan kepemimpinan yang baik. ”Kepemimpinan adalah kunci manajemen yang baik. Tidak boleh takabur, dengan usaha kita semua, pasti akan pulih,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Batam Pos. Ia berharap Batam Pos tetap menjadi media yang independen dan terus menjadi kebanggaan bersama masyarakat Kepri. ”Semoga ini menjadi momen transformasi yang menjadi energi baik untuk masyarakat Kepri,” tegasnya.

Ansar menutup komentarnya dengan pantun.

”Ke kantor pos makan es, Batam Pos yes. Ke Batam Pos minum Milo, Batam Pos gitu loh,” ujarnya yang disambut tawa para tokoh.

Diah, sang MC tak lupa memberi kesempatan pada dua srikandi yang hadir. Mereka adalah Marlin Agustina dan Suryani. Keduanya calon wakil gubernur Kepri pada Pilkada serentak Desember 2020 mendatang. ”

Saya berharap acara funbike seperti ini bisa dihelat Batam Pos sebulan sekali. Biar dapat kesehatannya, biar ibu-ibunya banyak yang ikut,” pinta Marlin sambil tersenyum.

Istri Wako yang juga kepala BP Batam, Muhammad Rudi, itu berharap dengan semakin bertambahnya usia Batam Pos, maka dapat memberi informasi yang semakin berkualitas.

Tokoh-tokoh wanita yang hadir dalam ramah tamah ini memang mampu memberi warna yang berbeda. Suryani dengan gamblangnya berharap kepada Batam Pos agar terus menjadi media terdepan dan terpercaya di Kepri.

”Selamat kepada Batam Pos yang telah dewasa. Saya harap terus sebagai media terdepan untuk berpartisipasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat,” harapnya.

Ia juga mengajak segenap wanita di Kepri agar menggali potensinya masing-masing dalam memajukan Provinsi Kepulauan Riau ini.

”Wanita harus sadari kapasitas dan potensinya. Di rumah tangga harus bermanfaat, begitu juga di tengah-tengah masyarakat. Mari tingkatkan kapasitas,” ajaknya.

Asmin Patros yang sangat familiar juga tak luput memberi komentar. Tokoh politik yang tokoh Tionghoa serta anggota DPRD Kepri ini memang sangat rajin menghadiri undangan.

Asmin terlihat bahagia berada di tengah-tengah kontestan pilkada yang berbaur secara akrab.

”Saya syukuri nikmat kesehatan dan nikmat kedamaian ini. Nikmat kedamaian karena calon pemenang pilkada semua ada di sini. Dan nikmat ini berhasil diramu oleh Batam Pos,” paparnya.

Asmin selalu mengikuti perjalanan media terbesar di Kepri ini semenjak berkantor di Windsor hingga sekarang berkantor di Graha Pena.

”Saya harap Batam Pos semakin berjaya,” ucapnya.

Tak ketinggalan sesepuh Batam yang juga ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak. Pria yang biasa disapa Opung ini sangat mengapresiasi Batam Pos.

”Yang pasti, saya melihat Batam Pos media pemersatu. Baru kali ini ada media yang mengumpulkan seluruh tokoh yang di dalamnya juga ada para kontestan pilkada dan suasana menjadi cair. Biasanya teguran saja tidak. Ini suatu kemajuan bagi kita semua,” jelasnya.

Bagi Jumaga, persaingan itu hanya terkait perselisihan ide dan gagasan semata saja. Tapi berbicara mengenai kemajuan Kepri, harus tetap dalam bingkai harmoni dalam kebersamaan.

”Dalam tubuh yang sehat terdapat badan yang sehat. Maju terus Batam Pos. Tetap jadi alat pemersatu di Kepri. Jayalah Batam Pos,” ujar Opung yang disambut tepuk tangan.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman, juga memberi apresiasi kegiatan tersebut. Ia juga tak lupa memberi arahan kepada masyarakat, agar dalam kegiatan olahraga, baik itu sepeda, maupun kegiatan lainnya, selalu menjalankan protokol kesehatan. Mulai menjaga jarak, menggunakan masker, serta selalu menjaga kebersihan diri.

”Kami dari Polda Kepri akan terus melakukan pengamanan dan memberi imbauan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan apapun. Batam Pos sudah memberikan contoh yang baik,” ujar Kapolda.

Masih banyak komentar-komentar dari para tokoh lainnya. Rata-rata mengapresiasi langkah Batam Pos yang mengemas acara funbike dengan mengedepankan protokol kesehatan dari awal hingga akhir acara. Bahkan mampu menghadirkan tokoh-tokoh di Batam dalam bingkai kebersamaan.

Direktur Batam Pos, Socrates, mengatakan, pihaknya memang sengaja menghadirkan para tokoh dari berbagai kalangan untuk menunjukkan kepada masyarakat dan dunia bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19, semua kompak mengambil peran aktif.

Sekaligus menunjukkan kepada masyarakat, meskipun nanti akan ada kontestasi politik, namun kekompakan tetap harus terjaga, agar tercipta pilkada damai.

”Enam bulan diterpa Covid-19, membuat semua sektor merana. Di momen hari jadi ke-22 Batam Pos ini, kami mengajak semua kalangan, semua pihak, semua sektor bangkit agar Batam dan Kepri terus maju, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” ujarnya.(*)